{"id":1961,"date":"2013-01-16T11:30:08","date_gmt":"2013-01-16T04:30:08","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/seks-dating\/?p=1961"},"modified":"2013-01-16T11:30:14","modified_gmt":"2013-01-16T04:30:14","slug":"reaksi-berbeda-antara-pria-dan-wanita","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/reaksi-berbeda-antara-pria-dan-wanita\/","title":{"rendered":"Reaksi Berbeda Antara Pria Dan Wanita"},"content":{"rendered":"<figure style=\"width: 315px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/hyve.gmcdn.net.s3.amazonaws.com\/114271955.cms.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"http:\/\/hyve.gmcdn.net.s3.amazonaws.com\/114271955.cms.png\" width=\"315\" height=\"215\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Foto by boldsky.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Gemintang.com &#8211; Survei yang di peroleh dari sebuah jajak pendapat terhadap 2.000 orang oleh perusahaan laundry di daerah Amerika Serikat, menemukan bahwa ada serangkaian keluhan dari masing-masing jenis kelamin kepada lawan jenisnya. Hal ini ternyata juga sama seperti yang kami dapat dari para sobat Gemintang. Rata-rata kaum hawa mengungkapkan bahwa pria merupakan sosok yang paling menyebalkan. Dan rupanya pria pun sama. Bagi pria, selain banyak bicara, wanita adalah tipe individu yang tidak bisa hidup tanpanya. Untuk bisa memahami dan mengerti bagaimana cara menyikapinya, ini dia curhat yang didapat dari beberapa sobat Gemintang. <!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cPria kadang merasa jadi makhluk yang paling hebat, paling pintar, paling benar dan sebagainya. Tapi seringkali saya sebagai pendengar, justru merasa diremehkan saat dia mengungkap hal seperti itu.\u201d &#8211;<i>Thiya, 27 tahun<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sosok pria, adalah sosok yang erat dengan peran seorang pemimpin. Baginya, pria sukses adalah pria yang mampu memiliki semua kriteria itu. Hebat, pintar, dan benar. Wanita, tidak seharusnya merasa diremehkan ataupun tidak dihargai, karena sosok pria, memang seharusnya seperti itu. Tapi andaikan perkataannya hanya sekedar omong kosong, maka wajar bila kita (wanita) membuatnya tahu, bahwa apa yang dia ucapkan hanya akan menjadi nyata bila ada perbuatan didalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cWanita tanpa <i>shopping <\/i>sepertinya bagaikan bumi tanpa matahari. Saya terkadang kesal saat menemaninya putar-putar tapi ujung-ujungnya beli juga di toko yang kita datangi pertama kali. Kebiasaannya itu terkadang membuat saya berpikir, apa bisa dia mengatur keuangan setelah rumah tangga nanti?\u201d \u2013 <i>Erick, 23 tahun<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tak perlu menjadi objek penderita saat wanita melakukan hal satu ini. Dalam hal rumah tangga, adalah benar bila wanita seharusnya harus lebih pintar dalam mengatur keuangan. Tapi belanja seolah menghancurkan keharusan itu saat ada tawaran <i>sale 70%<\/i>! \u201cOke, urusan lain nanti lagi, yang penting ini dulu.\u201d Tapi hebatnya wanita, dia tetap bisa membuat pria berkata, \u201cYa sudah, beli sana.\u201d Jadi sebagai pria, haruskah menyalahkan diri sendiri?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cUmm .. saya merasa kalau pria itu adalah makhluk yang sangat tidak peka. Dia lupa ulang tahun saya, dia lupa <i>1st Anniversary <\/i>kita, dan dia juga lupa kapan pertama kalinya kita kencan. Padahal saya, jauh-jauh hari sudah berpikir akan melakukan apa untuk merayakan itu semua.\u201d \u2013 <i>Echa, 25 tahun<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mendapatkan sosok pria ideal, memang bukan hal yang mudah. Kita tahu bahwa dalam setiap diri manusia, ada sekian banyak kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Sebelum memutuskan untuk berkencan, kita tentu tahu bagaimana sikap dan karakteristik pasangan kita. Romantis atau tidaknya, tentu kita tahu. Jadi, buang rasa kesal itu dan segeralah ingatkan dia, barangkali dia hanya lupa, bukan benar-benar ingin mengecewakan kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cGengsi pria itu setinggi langit, minta maaf saja susah. Pernah pacar saya terlambat datang karena dia menonton bola semalaman. Bukannya minta maaf, dia malah mengomel sepanjang jalan menyalahkan lalu lintas yang macet, tent lah saya kesal !\u201d \u2013 <i>Ulya, 18 tahun<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tak perlu memasang wajah ibarat cepot. Terkadang, pria walaupun tahu dia salah, dia hanya akan meminta maaf dalam hatinya. Dia akan mengelus rambut wanitanya, atau paling tidak tersenyum sebagai simbol permintaan maafnya. Kalau dia mengomel sepanjang jalan karena lalu lintas, jangan balas dengan omelan yang akan membuatnya semakin kesal.\u00a0 Kalau dengan berkata akan menuai pertengkaran, lebih baik diam saja sampai tiba ditempat tujuan. Setelahnya, barulah ungkapkan apa yang ingin dibicarakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJika para pria sudah berkumpul bersama temannya dan membicarakan bentuk tubuh wanita atau artis favoritnya secara blak-blakan, kadang mereka membuat komentar yang agak vulgar. Mungkin bagi mereka seru, tapi bagi saya sangat mengganggu.&#8221; \u2013 <i>Amelia, 22 tahun<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap individu memiliki kebutuhan lahir dan batin. Bagi pria, hal seperti ini adalah wajar untuk seorang yang telah dianggap dewasa. Jadi tak perlu kesal, karena wanita pun sebenarnya bisa memiliki waktu yang sama seperti mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(Mira)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Survei yang di peroleh dari sebuah jajak pendapat terhadap 2.000 orang oleh perusahaan laundry di daerah Amerika Serikat, menemukan bahwa ada serangkaian keluhan dari masing-masing jenis kelamin kepada lawan jenisnya. Hal ini ternyata juga sama seperti yang kami dapat dari para sobat Gemintang. Rata-rata kaum hawa mengungkapkan bahwa pria merupakan sosok yang paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":1962,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intermezzo"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1961"}],"version-history":[{"count":8,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1972,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961\/revisions\/1972"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1962"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}