{"id":3423,"date":"2014-03-20T14:00:54","date_gmt":"2014-03-20T07:00:54","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/?p=3423"},"modified":"2014-12-19T10:50:23","modified_gmt":"2014-12-19T03:50:23","slug":"abaikan-saja-pujian-manis-ini-dari-si-dia","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/abaikan-saja-pujian-manis-ini-dari-si-dia\/","title":{"rendered":"Abaikan Saja Pujian \u201cManis\u201d Ini dari Si Dia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/hyve.gmcdn.net.s3.amazonaws.com\/Man-and-woman-talking-6.png\" alt=\"\" width=\"615\" height=\"350\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Gemintang.com<\/strong> &#8211; Semua orang suka dipuji karena pujian merupakan sebuah bentuk rasa kekaguman. Tapi jika pujian yang diutarakan pasanganmu cenderung membuat kamu sebal, lebih baik abaikan saja pujian \u201cmanis\u201d tersebut dari si dia. Biarkan pasanganmu tahu bahwa kata-kata \u201cpujian\u201d-nya sangat tidak enak untuk kamu terima. Pujian \u201cmanis\u201d yang seperti apakah itu? Berikut Gemintang akan memberitahunya kepada kamu. <!--more--><b><i><\/i><\/b><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><b>\u201cKamu cuma masak ini? Ah, kalau begitu aku juga bisa.\u201d<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Kata-kata yang bernada merendahkan atau meremehkan memang sering membuat hati sakit. Niat hati ingin memberikan sebuah kejutan tapi yang didapat justru kata-kata yang tidak enak untuk di dengar. Jadi abaikan saja pujian \u201cmanis\u201d yang satu ini dari si dia, Sobat.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><b>\u201cJangan pakai kemeja itu, kamu terlihat seperti kakek-kakek.\u201d<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Sewaktu saya dan pacar pergi kencan, dia bilang bahwa pakaian yang saya kenakan terlihat seperti pakaian kakek-kakek. Setelah dia mengucapkan itu saya memutuskan untuk bungkam seribu bahasa hingga acara kencan berakhir. Saya ingin dia tahu bahwa kata-katanya tidak enak untuk diterima apalagi ditengah-tengah momen kencan kita.<\/em> \u2013 Ahmad, 29 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mengkritik atau mengomentari sesuatu hal dari diri pasangan adalah hal yang wajar dan sah-sah saja, namun perhatikan juga momennya. Selain itu, pilihlah kata-kata yang enak dan tidak terlalu frontal sehingga si dia bisa mengerti dengan baik maksud dan tujuan kamu.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><b>\u201cKita kan cuma mau pergi kencan, kenapa berdandan yang berlebihan?\u201d<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Wanita memang ingin selalu terlihat cantik di depan pasangannya, begitupun dengan pria. Tapi jika usahanya untuk tampil maksimal di depan kamu justru berbuah pujian yang tak mengenakan, bisa jadi dia kecewa, lho. Lebih baik tahan segala komentar, kritik, ataupun masukan yang hendak kamu utarakan saat kamu merasa bahwa si dia akan merasa marah atau kesal jika kata-kata itu kamu ucapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(ysf\/rut)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Semua orang suka dipuji karena pujian merupakan sebuah bentuk rasa kekaguman. Tapi jika pujian yang diutarakan pasanganmu cenderung membuat kamu sebal, lebih baik abaikan saja pujian \u201cmanis\u201d tersebut dari si dia. Biarkan pasanganmu tahu bahwa kata-kata \u201cpujian\u201d-nya sangat tidak enak untuk kamu terima. Pujian \u201cmanis\u201d yang seperti apakah itu? Berikut Gemintang akan memberitahunya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3424,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3423","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-relationship"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3423"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3426,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423\/revisions\/3426"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3424"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}