{"id":4682,"date":"2016-04-27T11:54:52","date_gmt":"2016-04-27T04:54:52","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/?p=4682"},"modified":"2016-04-27T11:54:52","modified_gmt":"2016-04-27T04:54:52","slug":"begini-cara-pria-menolak-cinta-wanita-secara-halus","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/begini-cara-pria-menolak-cinta-wanita-secara-halus\/","title":{"rendered":"Begini Cara Pria Menolak Cinta Wanita Secara Halus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/files\/2016\/04\/Man-rejects-woman.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4683\" src=\"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/files\/2016\/04\/Man-rejects-woman.png\" alt=\"Man rejects woman\" width=\"615\" height=\"360\" srcset=\"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/files\/2016\/04\/Man-rejects-woman.png 615w, http:\/\/gemintang.com\/cinta\/files\/2016\/04\/Man-rejects-woman-300x176.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 615px) 100vw, 615px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Gemintang.com<\/strong> &#8211; Tidak semua pernyataan cinta berujung indah. Ada kalanya seseorang harus menerima penolakan karena cintanya tak berbalas. Sebelum hal tersebut terjadi padamu Sobat, simak tips berikut ini dan bersiaplah melangkah mundur secara perlahan agar hatimu tidak semakin sakit.\u00a0<!--more--><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><strong>Tidak menjawab telepon dan lama membalas pesan<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Kamu pasti pernah menghubungi pria yang kamu suka untuk mengetahui apa yang sedang ia lakukan atau sekadar menanyakan hal-hal sepele, bukan? Nah, jika dia tidak menjawab telepon atau cenderung lama membalas pesan-pesan singkatmu, itu artinya dia tidak memiliki perasaan yang sama sepertimu. Tidak perlu berharap lebih, mundurlah dengan teratur.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><strong>\u201cKamu terlalu baik untukku\u201d<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Kuatkan hatimu untuk berpaling darinya saat kata-kata di atas sudah keluar dari mulut si dia. Ya, saat berada di posisi terdesak pria sering kali mengucapkan kalimat seperti \u201ckamu terlalu baik untukku\u201d. Alasannya apa lagi kalau bukan tidak ingin menyakiti hati kamu.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><strong>Menawarkan diri untuk berteman<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Pernyataan yang klasik namun ampuh membuat hati sakit. Jika si dia sudah mengatakan \u201clebih baik kita berteman saja\u201d itu artinya memang tidak ada jalan lain untukmu menjadi tambatan hatinya. Meski begitu, jangan sedih! Setidaknya kamu dapat menjadi temannya. Tidak perlu berkecil hati, ya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><strong>Mengaku dekat dan menyukai wanita lain<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Kamu dan dia sudah menjalin hubungan pertemanan sejak lama namun ketika kamu mengungkapkan perasaan cintamu kepadanya, dia justru membuat pengakuan bahwa dirinya sedang dekat dan menyukai wanita lain. Perasaan seseorang memang tidak bisa dipaksakan. Tenang, Sobat. Kamu hanya perlu melapangkan hati dan berusaha lebih keras lagi mencari pria yang benar-benar mencintaimu.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><strong>Beralasan sedang fokus pada kariernya<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Terkadang kejujuran memang sangat menyakitkan. Makanya, alasan ini kerap dilontarkan pria untuk menolak secara halus pernyataan cinta dari wanita yang tidak dicintainya. Alasan yang terlihat bijak namun ampuh membuat pedih hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">foto:\u00a0scoopnest.com<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(asq\/rut)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Tidak semua pernyataan cinta berujung indah. Ada kalanya seseorang harus menerima penolakan karena cintanya tak berbalas. Sebelum hal tersebut terjadi padamu Sobat, simak tips berikut ini dan bersiaplah melangkah mundur secara perlahan agar hatimu tidak semakin sakit.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":4683,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4682","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intermezzo"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4682"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4684,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4682\/revisions\/4684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4683"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/cinta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}