{"id":3799,"date":"2016-06-13T15:29:18","date_gmt":"2016-06-13T08:29:18","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/?p=3799"},"modified":"2016-06-13T15:36:26","modified_gmt":"2016-06-13T08:36:26","slug":"traveling-di-bulan-puasa-kenapa-tidak","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/traveling-di-bulan-puasa-kenapa-tidak\/","title":{"rendered":"Traveling di Bulan Puasa, Kenapa Tidak?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/files\/2016\/06\/Traveling-di-Bulan-Puasa.png\" alt=\"Traveling di Bulan Puasa\" width=\"615\" height=\"360\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3800\" srcset=\"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/files\/2016\/06\/Traveling-di-Bulan-Puasa.png 615w, http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/files\/2016\/06\/Traveling-di-Bulan-Puasa-300x176.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 615px) 100vw, 615px\" \/><\/p>\n<p><strong>Gemintang.com<\/strong> &#8211; Puasa bukan halangan bagi setiap orang untuk beraktivitas, baik bekerja maupun bepergian. Sayangnya, traveling di bulan puasa kerap dihindari banyak orang. Padahal, kamu bisa menggunakan kesempatan ini sebagai sarana beribadah, loh! Traveling di bulan puasa, kenapa tidak?<\/p>\n<p><strong>1. Kuatkan niat dan buat rencana yang matang<\/strong><\/p>\n<p>Hal pertama yang harus kamu lakukan tentu saja mengumpulkan niat dan membuat rencana yang matang. Kamu tentu tahu bahwa situasi dan kondisi yang kamu jalani selama traveling berbeda dari biasanya, untuk itu kamu harus benar-benar menyiapkan seluruh rencana perjalananmu dengan sebaik mungkin.<\/p>\n<p><strong>2. Makan sahur dengan hidangan yang bernutrisi<\/strong><\/p>\n<p>Jika hendak memulai perjalanan di pagi hari maka kamu harus memenuhi menu sahurmu dengan hidangan yang bernutrisi. Makanlah makanan yang mengandung protein dan serat. Jangan lupa konsumsi madu untuk menambah tenaga saat berpuasa dan hindari minum teh karena dapat membuat cairan tubuh terkuras lebih cepat.<\/p>\n<p><strong>3. Mulai bepergian dari siang hari<\/strong><\/p>\n<p>Jika ingin mengemat tenaga, mulailah perjalanan di siang hari. Nikmati waktu santai pagi hari di tempat penginapan kemudian mulailah perjalanan dari siang hari hingga waktu adzan berkumandang. Tidak terasa kan, waktu berbuka puasa sudah di depan mata?<\/p>\n<p><strong>4. Cari info waktu berbuka puasa di tempat tujuan<\/strong><\/p>\n<p>Seperti diketahui, waktu berbuka puasa di tiap-tiap daerah itu berbeda. Jangan lupa untuk mencari tahu waktu setempat untuk berbuka puasa dan tentu saja, cari tahu tempat ibadah di sekitar lokasi traveling kamu, Sobat.<\/p>\n<p><strong>5. Hindari wisata ekstrem<\/strong><\/p>\n<p>Hindari aktivitas liburan yang menguras tenaga seperti mendaki gunung. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba city tour atau menikmati keindahan alam pantai. Semuanya dapat tetap menyenangkan tergantung dari bagaimana kamu menikmatinya.<\/p>\n<p><strong>6. Mengunjungi tempat-tempat wisata peradaban Islam<\/strong><\/p>\n<p>Peradaban Islam berkembang dan menyebar di berbagai pelosok dunia. Jadi, cobalah kunjungi tempat-tempat wisata yang bernuansa Islami, entah itu di luar negeri atau di negeri sendiri. Selain menarik, hal ini akan menambah khazanah pengetahuanmu akan Islam. Bahkan tak jarang banyak festival atau ritual keagamaan yang sering dilakukan ketika bulan puasa.<\/p>\n<p>foto: themuslimvibe.com<\/p>\n<p>(asq\/rut)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Puasa bukan halangan bagi setiap orang untuk beraktivitas, baik bekerja maupun bepergian. Sayangnya, traveling di bulan puasa kerap dihindari banyak orang. Padahal, kamu bisa menggunakan kesempatan ini sebagai sarana beribadah, loh! Traveling di bulan puasa, kenapa tidak? 1. Kuatkan niat dan buat rencana yang matang Hal pertama yang harus kamu lakukan tentu saja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3800,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wisata"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3799"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3802,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3799\/revisions\/3802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3800"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/galeri-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}