{"id":2586,"date":"2012-08-03T14:30:24","date_gmt":"2012-08-03T07:30:24","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/?p=2586"},"modified":"2015-05-25T19:18:46","modified_gmt":"2015-05-25T12:18:46","slug":"perilaku-buruk-perusak-hidup","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/perilaku-buruk-perusak-hidup\/","title":{"rendered":"Perilaku Buruk Perusak Hidup"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2012\/08\/Headache.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5369\" src=\"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2012\/08\/Headache.png\" alt=\"Headache\" width=\"615\" height=\"350\" srcset=\"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2012\/08\/Headache.png 615w, http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2012\/08\/Headache-300x171.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 615px) 100vw, 615px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Gemintang.com<\/strong> &#8211; Apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai. Perilaku yang baik akan membuahkan hasil yang baik, sedangkan perilaku yang buruk tentu saja akan menghasilkan hasil yang buruk pula. Jika kamu mau menuai hasil baik selama waktu hidupmu, lakukan hal-hal baik mulai dari sekarang dan kikis kebiasaan burukmu. Sobat, tahukah kamu bahwa 6 perilaku yang biasa kamu lakukan ini bisa merugikanmu?\u00a0<!--more--><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>1.\u00a0<\/strong><strong>Malas<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Kemalasan timbul dari kebiasaan menunda-nunda suatu pekerjaan. Karena kemalasan adalah suatu penyakit yang bisa menjangkiti siapapun, ayo hindari kebiasaan menunda-nunda jika kamu tidak ingin hidupmu hancur hanya karena rasa malas yang mengakar dalam hidupmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>2. Emosi yang tinggi<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap orang tentu memiliki tingkat emosional yang berbeda-beda. Keadaan emosional seseorang yang tinggi seringkali menyebabkan ia mudah marah. Jika perilaku ini dibiarkan terus-menerus, hidupmu tentu akan kacau.\u00a0Mengapa? Karena kemarahan dapat\u00a0menimbulkan pertengkaran dan orang yang lekas gusar memunyai banyak pelanggaran.\u00a0Kebiasaan lekas marah ini\u00a0selain memberikan kesan buruk juga bisa mengganggu kesehatan.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>3.\u00a0<\/strong><strong>Hawa nafsu<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Musuh di dalam diri kita adalah hawa nafsu.\u00a0Hawa nafsu memang merupakan kecenderungan alamiah terhadap sesuatu yang sesuai dengan keinginan, namun jika kamu menuruti kecenderungan ini hidupmu akan celaka. Karena itu, jangan mengingini sesuatu yang bukan milikmu, jangan dengarkan jeritan hati yang membahayakan.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>4.\u00a0<\/strong><strong>Serakah<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Sikap serakah timbul dari ketidakpuasaan akan sesuatu yang telah dicapai. Maka dari itu, berlatih untuk berpuas diri sangat\u00a0penting. Bersyukurlah dengan apa yang dapat kamu rasakan dan miliki saat ini karena sikap serakah seringkali menuntun seseorang untuk melakukan tindak kejahatan.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>5.\u00a0<\/strong><strong>Iri hati<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Dimana ada iri hati, di situ ada perpecahan. Sifat iri hati sering tercermin saat seseorang tidak suka melihat orang lain lebih sukses dari dirinya. Lebih mapan, lebih rupawan, dan lebih segalanya. Inilah yang menjadikan seseorang terdorong untuk\u00a0berbuat jahat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kehidupan orang itu mungkin lebih makmur, tapi belum tentu ia merasakan kebahagiaan seperti yang saat ini kamu rasakan. Jangan terfokus pada kekurangan, karena itu akan menjauhkan kamu dari nikmat yang telah Tuhan berikan.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>6.\u00a0<\/strong><strong>Egois<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Egois atau ingin menang sendiri merupakan sikap dimana kamu\u00a0lebih mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang artinya kamu tidak dapat hidup sendiri dan kamu akan selalu butuh bantuan orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dirimu\u00a0tidak mungkin bisa berdiri seperti sekarang ini tanpa dukungan oleh\u00a0orang-orang di sekelilingmu. Mereka terlalu banyak mengalah demi kebahagiaan kamu. Sampai kapan dirimu\u00a0bersikap seperti itu? Bukankah sekarang saatnya kamu\u00a0membalas budi baik mereka?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mulai saat ini, hindarilah perilaku buruk yang bisa\u00a0merusak hidupmu dan mulailah membenahi diri demi kehidupan yang lebih baik!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">foto:\u00a0theblogismine.com<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(mir\/sil)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai. Perilaku yang baik akan membuahkan hasil yang baik, sedangkan perilaku yang buruk tentu saja akan menghasilkan hasil yang buruk pula. Jika kamu mau menuai hasil baik selama waktu hidupmu, lakukan hal-hal baik mulai dari sekarang dan kikis kebiasaan burukmu. Sobat, tahukah kamu bahwa 6 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2588,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2586","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-motivasi"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2586"}],"version-history":[{"count":5,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2586\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5370,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2586\/revisions\/5370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2588"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}