{"id":5635,"date":"2015-11-26T13:48:54","date_gmt":"2015-11-26T06:48:54","guid":{"rendered":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/?p=5635"},"modified":"2015-11-26T16:57:56","modified_gmt":"2015-11-26T09:57:56","slug":"7-kebiasaan-buruk-di-media-sosial-yang-harus-segera-kamu-hilangkan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/7-kebiasaan-buruk-di-media-sosial-yang-harus-segera-kamu-hilangkan\/","title":{"rendered":"7 Kebiasaan Buruk di Media Sosial yang Harus Segera Kamu Hilangkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2015\/11\/Women-and-Gadget.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5636\" src=\"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/files\/2015\/11\/Women-and-Gadget.jpeg\" alt=\"Women and Gadget\" width=\"615\" height=\"360\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Gemintang.com<\/strong> &#8211; Manusia adalah makhluk yang selalu mencoba untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Ketika ia sudah mampu untuk beradaptasi biasanya berbagai kebiasaan akan muncul, sama seperti saat kamu berada di dunia maya. Ketika dirimu mulai terbiasa menggunakan media sosial, berbagai kebiasaan pun akan muncul.\u00a0<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Nah, kebiasaan buruk di media sosial jika terus menerus dilestarikan bisa membuat hidup kamu tidak tenang, loh! Maka dari itu, kebiasaan buruk yang sering kamu lakukan di media sosial harus segera dihilangkan. Kebiasaan seperti apa saja?<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>1. Mengeluh dan mengeluh<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Media sosial kerap menjadi wadah aktualisasi diri seseorang. Mengeluh di Facebook atau Twitter memang menjadi hakmu, tapi jika dilakukan secara terus-menerus hal ini bukan hanya berakibat buruk untuk dirimu sendiri tetapi juga orang lain. Pernahkah kamu memikirkan perasaan orang lain yang membaca seluruh keluhanmu di media sosial? Bagaimana perasaan mereka?<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>2. Mengumbar emosi dan menghina orang lain<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Kamu berhak marah ketika dirimu diperlakukan tidak adil oleh orang lain. Tapi ingat, jangan sampai kamu menuangkan kemarahanmu di media sosial. Kata-kata negatif akan memberikan efek buruk kepada siapa saja yang membaca postinganmu. Sebelum kamu menyesalinya, tenangkan hati dan pikiran ketika kemarahan tersebut membuncah di dada.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>3. Berkomentar negatif<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Seorang teman mengirimkan sebuah tautan forum diskusi dan setelah membaca tautan tersebut kamu merasa tidak cocok dengan apa yang ditulis di sana. Lantas, kamu pun menyebarkan komentar-komentar negatif atas sikap tersebut. Jika kamu cenderung sering melakukan hal ini, yuk berubah. Ada pepatah mengatakan <em>mulutmu harimaumu.<\/em>\u00a0Di media sosial, pepatah ini juga berlaku, loh!<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>4. Sindir menyindir<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Ingin hidup kamu lebih tenang? Berhenti <em>curhat <\/em>di media sosial dengan pesan terselubung. Sindir menyindir akan membuat <em>image <\/em>kamu terlihat kekanak-kanakan. Karena itu, daripada terjadi pertengkaran akibat saling sindir, lebih baik tahan seluruh perkataanmu.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>5. Membagikan sebuah artikel di media sosial hanya karena judul<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Apakah kamu sering terpengaruh ketika melihat sebuah judul artikel sebelum benar-benar membaca isinya, Sobat? Mulai sekarang, yuk hentikan kebiasaan tersebut! Jangan mau terprovokasi dengan <em>headline<\/em>. Media sosial adalah wadah untuk berbagi banyak informasi dan opini, jadi pastikan jika kamu selalu <em>sharing<\/em>\u00a0artikel yang mewakili dirimu.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>6. Mengirim notifikasi permainan<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Bermain sebuah <em>game <\/em>yang terkoneksi dengan media sosial sih sah-sah saja. Tapi jangan sampai kamu mengirim tautan permainan ke semua teman di media sosial. Tidak semua orang suka memainkan <em>Criminal Case <\/em>atau <em>Candy Crush<\/em>, bukan?<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify\"><strong>7. Iri dengan postingan orang lain<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Teman-teman Facebook, Path hingga Instagram selalu terlihat \u201cwow\u201d dengan postingannya. Tapi mungkin saja tindakan tersebut hanya sebuah pencitraan di media sosial. Jadi untuk apa lagi kamu iri dengan mereka? Pergi ke konser-konser, posting foto <em>selfie <\/em>paling menarik, <em>check-in <\/em>sana-sini, agar dibilang kekinian? Lupakan hal tersebut, Sobat! <em>Be yourself<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">foto:\u00a0wired.com<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(rut\/rut)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemintang.com &#8211; Manusia adalah makhluk yang selalu mencoba untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Ketika ia sudah mampu untuk beradaptasi biasanya berbagai kebiasaan akan muncul, sama seperti saat kamu berada di dunia maya. Ketika dirimu mulai terbiasa menggunakan media sosial, berbagai kebiasaan pun akan muncul.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":5641,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-5635","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-motivasi"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5635","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5635"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5635\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5640,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5635\/revisions\/5640"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5641"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gemintang.com\/kisah-sukses-motivasi-inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}