Tikus Hidung Babi, Spesies Baru dari Sulawesi

Tikus-Hidung-Babi

Gemintang.com – Tikus hidung babi, itulah namanya. Hewan mamalia dengan nama ilmiah hyorhinomys stuempkei ini merupakan spesies hewan pengerat yang baru saja ditemukan.

Memiliki ciri-ciri fisik berupa ukuran hidung yang besar dan berwarna merah muda, telinga dan gigi seri serta rambut urogenital yang panjang, tikus hidung babi pertama kali ditemukan oleh Tim Ilmuwan dari Museum Zoologi Bogor, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lousiana State University, dan Museum Victoria. 

Tikus tersebut ditemukan di pulau Sulawesi, tepatnya di sebuah hutan perawan wilayah Toli-Toli. Saat itu tim ilmuwan yang terdiri dari Anang Setiawan Achmadi, Jake Esselstyn, Kevin Rowe, dan Heru Handika hendak pergi ke Gunung Sojol, Donggala, Sulawesi Tengah. Namun karena akses informasi yang minim mereka pun mengubah haluannya ke Gunung Dako, Toli-Toli.

Di sana, mereka menemukan jenis tikus ini dengan memasang perangkap sederhana. Kevin Rowe, salah satu tim ilmuwan yang pertama kali melihat binatang tersebut sangat senang dan bersama rekan-rekannya ia pun membawa tikus hidung babi itu ke laboratorium untuk dianalisis. Setelah dilakukan analisis, tim mengungkapkan bahwa binatang yang mereka tangkap berbeda dari spesimen tikus lainnya.

Dalam lima tahun terakhir, ini kali ketiga Anang Setiawan, Kevin Rowe, dkk menemukan tikus dengan genus baru. Sebelumnya mereka menemukan tikus ompong (paucidentomys vermidax) dan tikus air mamasa (waiomys mamasae). Di Australia, tikus hyorhinomys mirip seperti tikus Bilby.

Tikus-Hidung-Babi-(2)

Dengan adanya penemuan ini, pandangan ilmuwan tentang penyebaran spesies tikus di wilayah Sulawesi semakin tertantang. Bagaimana tikus hidung babi bisa sampai ke wilayah Toli-Toli dan rintangan apa saja yang dihadapi hingga bisa sampai ke sana, itulah yang masih menjadi misteri bagi Anang dan kawan-kawan.

Meski begitu, penemuan tikus hidung babi diharapkan dapat menggugah pikiran banyak orang dan pemerintah untuk melestarikan alam Sulawes yang unik. Sebab masih banyak keanekaragaman yang bisa dikuak. Sedikit tidaknya, pengetahuan ini tentu memberi manfaat bagi kehidupan manusia.

foto: Museum Victoria/LIPI

(rut/rut)

Tikus Hidung Babi, Spesies Baru dari Sulawesi silky

Review

Tikus Hidung Babi, Spesies Baru dari Sulawesi

Summary: Tikus Hidung Babi, Spesies Baru dari Sulawesi

5

Good

User Rating: 0 (0 votes)

Related Posts