Setoples Kacang Almond

Foto by cafenergi.wordpress.com

Gemintang.com – Suatu hari sebagai tetangga baru, Nita berusaha untuk mengunjungi tetangganya sambil berkenalan. Salah satu tetangga yang akan dikunjungi hari ini adalah sepasang kakek dan nenek.

Nita      : “Perkenalkan, saya adalah tetangga baru di sini. Nama saya Nita.”

Nenek  : “Oh, Dek Nita toh. Saya Nenek Bagus dan itu Kakeknya Bagus. Silahkan masuk.”

Nita      : “Terima kasih, Nek.”

Setelah dipersilahkan duduk, mata Nita mendapati sebuah toples berisi kacang almond. Dia pun memberanikan diri untuk bertanya pada sang nenek.

Nita      : “Nek, apa boleh saya mencicipi kacangnya?”

Nenek  : “Silahkan. Toh saya dan kakek sudah tidak mungkin makan yang keras-keras lagi.”

Nita      : “Terima kasih, Nek.”

Sangking enaknya, Nita pun tanpa sadar sudah menghabiskan satu toples berisi kacang tersebut. Dia pun merasa bersalah dan minta maaf. Tapi jawaban yang dilontarkan sang nenek membuatnya kaget.

Nita      : “Maafkan Nita, Nek. Nita sudah lancang.”

Nenek  : “Tidak apa-apa. Yang penting cokelat pemberian cucu nenek dan kakek tidak habis sia-sia. Kakek dan nenek makan cokelatnya dan Nita makan kacangnya.”

Nita      : “Loh bukannya nenek bilang kalau nenek sudah tidak bisa makan yang keras-keras lagi?”

Nenek  : “Nenek jilat saja.”

Nita      : “???”

(lyd/rut)

Related Posts