• Tuesday , 23 December 2014

Kebun Binatang

Foto by slashgear.com

Gemintang.com – Ketika Billy sudah bosan dengan pekerjaan lamanya, ia mencari inspirasi dengan berjalan-jalan ke kebun binatang. Tak kala melihat seorang pria dengan gaya seperti orang sirkus senang merapikan barang bawaannya. Billy mendapatkan ide yang cukup bagus. Keesokan harinya ia mendatangi kebun binatang dengan berniat menjadi penghibur jalanan dengan menari. Pengunjung pun penasaran dengan penampilannya dan cukup menghebohkan.

Tak lama petugas kebun binatang mendatangi Billy dan membawanya ke kantor petugas. Pak petugas tak banyak basa basi langsung bercerita bahwa Gorila dikebun binatang ada yang mati mendadak dan pihak kebun binatang tidak dapat mengganti Gorila secepatnya karena gorilla termasuk hewan yang paling disukai para pengunjung. Petugas langsung menawarkan pekerjaan kepada Billy. Tak banyak Tanya Billy langsung menerimanya.

Dihari pertama Billy bekerja di kebun binatang, diberkanlah kostum Gorila kepada Billy, pihak kebun binatang tidak bisa kehilangan pengunjung hanya karena tidak ada Gorila. Dalam pikiran Billy, ini merupakan pekerjaan yang mengasyikkan, mengapa tidak billy hanya duduk, bersantai, makan, dan bermain bersama pengunjung. Billy membuat atraksi lucu yang membuat para pengunjung menonton atraksinya dalam balik kerangkeng. Berhari-hariGorila menjadi superstar kebun binatang dan petugas kebun binatang menambahkan gaji Bily. Namun dari tentangga sebelah yang seekor Singa mulai bosan dengan kepopuleran Gorila, maka sang Singa menunjukkan atraksinya, penonton pun berkumpul menonton Singa.

Cemburu dengan Singa, sang Gorila mencoba memanjat kerangkeng  Singa dan bergelantungan diatas singa. Pengunjung pun nampak heboh dengan kelucuan kedua binatang ini. Tak lama Gorila terjatuh kedalam kandang Singa, Singa dengan muka garang siap mengejar Gorila, Gorrila langsung berlari memutari kandang, sangking takutnya Gorila berteriak “Tolong, tolong” sambil melihat muka Singa, Singa lalu mengejar dan berbicara “Diam dasar bodoh, apakah kamu mau kita berdua dipecat?”

(Sil)

Related Posts