Kucing Terpandai

Photo by dilaf.com

Gemintang.com – Suatu hari empat pria sedang berkumpul, lengkap dengan kucing peliharaan yang mereka beri nama berkaitan dengan pekerjaan masing-masing. Mereka adalah teman sepermainan dari sejak SMA. Walaupun mereka sahabat dekat, keinginan untuk berkompetisi antar satu dengan yang lainnya sangat tinggi. Apabila mereka bertemu, semua hal bisa menjadi kompetisi. Pria pertama adalah seorang teknisi, pria kedua adalah seorang akuntan, pria yang ketiga seorang ahli kimia, dan yang keempat seorang pegawai pemerintah. Saat ini mereka sedang berkompetisi untuk memutuskan kucing siapa yang paling pandai.

Si teknisi memulai kompetisi dengan memanggil kucingnya, “Mesin, tunjukkan kehebatanmu!” Mesin pun segeran naik ke meja, mengambil pulpen dan kertas. Kemudian si Mesin mulai menggambar sebuah lingkaran, sebuah persegi, dan sebuah persegi panjang dengan rapi. Semua pun setuju kalau Mesin cukup pandai.

Si akuntan pun tidak mau kalah. Segera ia memanggil kucingnya. “Pembukuan, ayo beraksi!” pembukuan pun segera pergi ke dapur dan mengambil 12 kue. Pelan-pelan, ia mulai menyusun empat tumpukan kue, masing-masing terdiri dari 3 kue. Ketiga temannya pun saling berpandangan dan mengangguk setuju kalau Pembukuan juga cukup pandai.

Sekarang giliran si ahli kimia, ia berkata kalau kucingnya jauh lebih pandai. Ia pun memanggil si kucing, “Ukuran, lakukan seperti biasa!” Ukuran pun segera menuju kulkas, mengambil karton susu, lalu mengambil gelas ukur dari dapur dan menuangkan susu sesuai dengan tinggi gelas. Semua orang setuju kalau Ukuran memang pandai.

Kemudian ketiga orang itu memandang temannya yang pegawai pemerintah dan bertanya, “Kucingmu bisa apa?”

Pegawai kantor pemerintahan itu pun berseru memanggil kucingnya, “Istirahat! Tunjukkan kemampuanmu!” Istrirahat pun berlari menghampiri si pegawai pemerintah kemudian memakan kue yang tersusun, meminum semua susu dari gelas ukur, mencabik-cabik kertas yang bergambar, mengusir ketiga kucing lainnya dan berbaring bermalas-malasan.

Jadi kucing mana yang terpandai?

Related Posts