Pengemis dan Dompet Doni

Photo by thetimes.co.uk

Gemintang.com – Hari Minggu adalah hari yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, pacar, teman, atau orang tersayang. Dan hari Minggu ini Doni akan menghabiskan waktu liburannya dengan berjalan-jalan bersama temannya ke Monas. Karena Doni warga baru di kota Jakarta, maka ia terlihat begitu kagum saat pertama kali menginjakkan kaki di Monumen Nasional itu. Pulang dari Monas, tak disangka-sangka Doni bertemu dengan seorang pengemis.

“Pak, minta uang pak, 100 ribu aja.” Ucap si pengemis. Dalam hati Doni pun berkata, “Buset, ini pengemis minta duitnya gak kira-kira, ya.” Doni pun menolaknya. “Maaf pak, tidak ada.”

“Kalo gitu 50 ribu aja, pak. 50 Ribu…” ucap si pengemis lagi. Doni masih menggeleng. “10 ribu deh, pak. Buat makan saya nanti malem.” Doni terdiam, antara ingin memberi atau tidak ia bingung.

“Yaudah deh pak, seribu aja. Saya minta seribu doang lho, pak.” Mendengar si pengemis berkata seperti itu, Doni pun hendak memberinya uang selembar pecahan seribu rupiah. Namun sayang, saat itu Doni tidak punya uang recehan di dompetnya.

“Ah si Bapak, saya minta duit seribu gak dikasih, 10 ribu gak dikasih juga, apalagi 100 ribu. Ternyata dompet Bapak lebih tipis dari dompet saya.” Ucap si pengemis.

 

BACA JUGA:

Kak Andre Ingin Punya Pacar

Hasil Kali Jono

Terlambat Satu Bulan

Silat Lidah

Anto dan Hadi

(ysf/rut)

Related Posts