“Don’t Cry Mommy” Seorang Ibu yang Mencari Keadilan untuk Putrinya

Foto by hancinema.net

Gemintang.com – Kekerasan seksual di lingkungan anak-anak bagi sebagian masyarakat masih sangat tabu untuk dibicarakan. Padahal, bila kita tilik kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia bahkan di dunia semakin lama semakin bertambah saja jumlahnya, entah itu kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang dewasa maupun teman sebayanya. Hukum pun nampaknya berjalan seirama. Hingga kini masih saja di dapati timpang tindih jika berbicara masalah ini.

Film Don’t Cry Mommy bercerita tentang seorang siswi SMA yang di perkosa oleh sekelompok teman lelaki sekelasnya. EunAh (Nam BoRa) adalah siswi baru di sebuah sekolah menengah atas yang sangat mencintai Ibunya. Bukan hanya cantik, ia juga pintar serta pandai memainkan alat musik. Selain itu, EunAh juga disukai oleh banyak warga sekolah.

Kemalangan menimpa EunAh ketika dirinya diminta oleh JoHan (Shin DongHo) menemuinya di atas gedung sekolah. Ternyata JoHan punya niat busuk di balik itu. Ia dan teman satu genk-nya berencana untuk memperkosa EunAh. Ketika telah sampai di tempat tujuan dan bertemu JoHan, EunAh kaget begitu mengetahui disana juga ada temen satu genk JoHan dan peristiwa malang pun menimpa EunAh.

Menerima pelecehan seperti itu bukan EunAh tak gusar. Ia marah, namun EunAh tak sanggup membalas perbuatan mereka ketika hukum membebaskan sekelompok anak laki-laki itu dari jerat hukum dengan alasan mereka masih di bawah umur. Jika hukum saja tak mampu mengadili kasusnya, bagaimana dengan dirinya sendiri? EunAh malang mulai putus asa, ia sedih dan juga dirundung rasa stress yang berkepanjangan. Ia tak mampu menahan kesedihannya melihat sang Ibu mengamuk ketika mendengar putusan hakim di pengadilan.

EunAh yang makin stress akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Lagi-lagi sang Ibu menuntut keadilan tapi hasilnya tetap saja nihil. Dan JoHan sendiri terlihat selalu menghindar jika dimintai pertanggungjawaban atas kasus itu. Kini sang Ibu bukan lagi geram, ia bahkan sudah bersumpah untuk membalas perbuatan anak-anak tersebut dengan tangannya sendiri. Hal itu dilakukannya setelah Ibu EunAh melihat video pemerkosaan yang ada di handphone sang putri.

Don’t Cry Mommy merupakan cerita realita kehidupan remaja Korea dimana tidak adanya peraturan ketat tentang pelanggaran seks remaja disana. Film ini pertama kali dirilis di Korea Selatan pada tanggal 8 October 2012 di acara Busan International Festival Film dan telah menarik banyak perhatian.

Sukses membius masyarakat KorSel dengan akting para tokohnya yang memukau dan alur ceritanya yang fantastis serta di sutradari oleh sutradara handal Kim YongHan, dengan durasi sepanjang 90 menit film ini mampu menggeser posisi puncak box office Korea saat itu dengan film A Werewolf Boy dan Breaking Dawn Part 2 seminggu setelah film ini tayang dan mulai di tonton oleh masyarakat KorSel 22 November 2012 lalu.

Di bintangi oleh DongHo U-Kiss, YooSun, Nam BoRa, dan Yoo OhSung, kita bukan hanya terhibur oleh alur cerita serta akting para tokohnya. Tapi kita juga dapat mengambil hikmah dan pelajaran hidup dari film tersebut.

(Ruth)

Related Posts