Buah Kebaikan

Gemintang.com – Pak Aam adalah seorang pekerja sosial yang senang melanglang di tempat-tempat terpencil di pedesaan. Ia merasa terpanggil untuk melayani orang-orang desa. Tanpa kenal lelah ia pergi dari satu rumah ke rumah lainnya di desa-desa di Garut untuk menemui mereka yang memerlukan bantuannya. Dengan berbekal kasih dan rasa tanggung jawab ia berjalan ke sana kemari.

Selang waktu berjalan, orang-orang yang mendengar kiprahnya di desa-desa daerah Garut semakin banyak jumlahnya. Orang-orang yang dibantu Pak Aam sangat beragam, mulai dari petani, tengkulak, tukang jamu, sampai para pejabat desa. Pak Aam pun jadi cukup kewalahan. Kantornya yang melihat perjuangannya akhirnya memberinya motor bekas untuk dipakai mengunjungi rumah-rumah warga. Dengan motor bututnya, Pak Aam berhasil menjangkau lebih banyak orang.

Satu sore, motor butut yang biasa mengantarnya berkelana akhirnya harus tutup usia. Setelah mengumpulkan uang dari pendapatan kecil yang ia dapat dan bantuan beberapa teman, akhirnya terkumpulah dana 5 juta. Dengan berbekal uang itu, ia menuju ke kota mencari dealer motor untuk mencari motor bekas yang mungkin bisa ia dapatkan dengan uang sejumlah itu.

Sesampainya di sana, ia langsung disambut sang pemilik dealer. Dengan ramah, si pemilik bertanya, “Eh, Pak Aam? Ada yang bisa saya bantu?” Pak Aam cukup terkejut ketika menyadari si pemilik ternyata mengenalnya.

Sambil tersenyum malu-malu Pak Aam menjawab, “Begini Pak, saya mau beli motor tapi saya hanya punya uang 5 juta. Kalau di tempat bapak ada motor bekas yang seharga itu, saya mau beli.”

“Ayo, lihat-lihat dulu saja. Motor seperti apa yang Pak Aam suka?” tukas si pemilik dengan ramah.

“Saya mah yang penting bisa dipake sajalah, Pak. Yang kuat untuk dibawa ke desa-desa atau jalan-jalan jelek.” Jawab Pak Aam sambil memberikan uang 5 juta yang ia kumpulkan.

“Ya, sudah, Pak Aam tenang saja. Nanti motornya langsung saya kirim ke rumah ya.” Jawab si pemilik sambil menerima uang tersebut.

Sore itu, Pak Aam kembali dikejutkan karena ternyata motor yang dikirim ke rumahnya merupakan motor keluaran baru yang harganya dua kali lipat dari uang yang ia berikan. Pak Aam pun segera menelepon si pemilik dealer.

“Pak, sepertinya pegawai bapak salah kirim motor ke rumah saya.”

“Mereka mengirimkan motor yang benar kok, Pak Aam,” balas si pemilik santai.

“Ini mah motor baru yang harganya bukan 5 juta atuh, Pak.”

“Yah, anggap saja harganya segitu dari saya, Pak Aam.”

Sambil terpukau tak percaya, Pak Aam pun menghaturkan rasa syukurnya pada Sang Kuasa. Tanpa ia sadari, kebaikan-kebaikan yang ia lakukan bagi orang lain ternyata kembali kepadanya.

Sobat Gemintang, jangan pernah ragu untuk menolong orang lain seberapa harta pun yang kamu miliki. Apa yang kamu lakukan pada orang lain mungkin akan dilakukan orang lain kepadamu. Ada pepatah mengatakan, “Janganlah jemu berbuat baik.”

foto: culture24.org.uk

(ldy/rut)

Related Posts