Berbagi Jeruk di Hari Imlek

vnd-chinesenewyearBerbagi jeruk ke kerabat merupakan bagian dari Tradisi Imlek yang sudah dilakukan sejak dahulu. Imlek sendiri bukanlah merupakan acara keagamaan tertentu, namun merupakan budaya lokal Cina dalam merayakan perubahan musim. Lalu apa hubungannya Jeruk dengan perayaan Imlek ya?

Jeruk dalam bahasa Mandarin ‘chi zhe’, ‘chi’ artinya rezeki, dan ‘zhe’ berarti buah. Jadi jeruk secara harafiah sendiri memiliki arti buah pembawa rezeki. Selain itu, warna oranye cantik juga dianggap sebagai lambang emas yang berkonotasi pada uang atau kerajaan. “Huang” yg berarti raja, juga disimbolkan dengan warna Kuning atau Orange.

Selain itu Jeruk juga memiliki makna filosofis tersendiri; Buah Jeruk berasal dari pohon jeruk, dan pohon jeruk berasal dari bibit jeruk. Bibit jeruk berasal dari biji jeruk. Sebuah biji bisa menghasilkan banyak buah jeruk, satu buah jeruk menghasilkan banyak biji jeruk.

Bagi mereka yang giat dan rajin mengumpulkan biji jeruk untuk kembali di tanam, hingga sampai saatnya nanti akan menjadi pohon jeruk dan berbuah sangat banyak.

Ibarat Rejeki itu datang dari usaha dan kerja keras, mendapatkan sesuatu harus disyukuri dan kembali berbuat kebajikan, untuk terus menanam di ladang yang subur, bukan digunakan untuk foya-foya, sehingga pada saatnya tiba, semua rejeki dan kebahagiaan akan tidak pernah habis di panen.

Bila memperoleh rejeki, jangan lupa disalurkan pada yang membutuhkan, agar terus mengalir dan dapat menjadi ladang kebajikan yang subur. Tidak ada orang yg kekurangan karena memberi, dan tidak ada orang yg berkelimpahan karena tidak memberi.

Buah jeruk ada yang asam dan ada yang manis, demikian juga kehidupan manusia buah dari sesuatu yang kita perbuat juga tidak selamanya manis. Menemukan kondisi yang asam sudah wajar, menjalani hidup yang penuh dengan pahit getir, tetapi jangan lupa masih ada kenangan manis yang bisa di petik dan diperoleh. Indah bukan?

Related Posts