9 Tipe Pekerja

Gemintang.com – Dalam dunia kerja ada berbagai jenis orang dan kepribadian. Tentu saja kerjasama antar tiap pribadi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing akan menentukan keberhasilan pekerjaan tersebut.

Steve Faktor, pendiri ideafaktory.com mengelompokkan para pekerja ke dalam 9 tipe yang berbeda. Mau tahu apa saja tipe pekerja yang ada? Penasaran kamu termasuk ke dalam tipe pekerja yang mana? Simak saja penjelasan dari 9 tipe pekerja lebih mendalam.

1. Si Bambi

Tahukah kamu tentang tokoh si bambi, rusa bermata besar yang aktif dan selalu ceria? Tipe seperti bambi biasanya merupakan para pekerja baru yang masih penuh vitalitas dan semangat berkobar-kobar. Mereka merupakan pekerja yang selalu tersenyum dan ceria. Bila kamu seorang senior, mereka akan melakukan apa saja yang kamu perintahkan. Tipe pekerja yang satu ini biasanya merupakan fresh graduate yang penuh rasa ingin tahu dan semangat belajar. Tidak jarang mereka cenderung ingin menyenangkan semua orang dan sedikit mencari muka.

2. Si Loyalis

Tipe yang satu ini merupakan pekerja yang sangat loyal dengan pekerjaan atau perusahaannya. Untuk mengenali tipe yang satu ini sangat mudah, mereka akan menggembar-gemborkan pekerjaan atau perusahaan mereka tanpa diminta. Biasanya mereka sering dipilih menjadi karyawan teladan karena dedikasi tanpa batas yang mereka tunjukkan tiap harinya.

3. Si Alpha

Si Alpha merupakan pemimpin para loyalis. Biasanya tipe yang satu ini sangat pandai dalam memimpin dan memiliki semangat berkompetisi yang tinggi. Mereka biasanya menganggap diri mereka kaum elit yang sangat penting bagi perusahaan. Keberadaan mereka biasanya menginspirasi para pekerja yang lain. Para Alpha senang berkumpul dengan sesamanya untuk saling menggembar-gemborkan keberhasilan yang mereka raih.

4. Si Aman

Sama dengan si Alpha, si Aman biasanya juga menduduki jabatan cukup tinggi di perusahaan. Bedanya, si Aman tidak sekarismatik para Alpha. Tipe yang satu ini sangat pandai mencari aman dan tidak suka mengambil resiko. Tidak jarang mereka menjilat para Alpha untuk menduduki jabatan. Si Aman merupakan manipulator ulung yang pandai melihat kesempatan. Biasanya mereka pekerja biasa yang sering dianggap pekerja yang ‘beruntung’.

5. Si Natural

Tipe ini merupakan orang-orang ambisius yang penuh talenta. Mereka biasanya bersaing dengan si Alpha dalam memperoleh jabatan. Positifnya, si natural lebih luwes dan rendah hati dibandingkan si Alpha. Mereka adalah orang-orang brilian yang memiliki kemampuan dan diakui semua orang di kantor. Pencapaian dan keberhasilan mereka biasanya tidak mereka akui sendiri, tapi selalu dikembalikan pada tim mereka. Tipe yang satu ini sangat disenangi para atasan dan sesama rekan kerja.

6. Si Pekerja

Para pekerja yang cenderung biasa, tidak terlalu menonjol dan tidak terlalu berkesan. Namun, keberadaan mereka sangat diperlukan karena merekalah yang membuat roda bisnis berputar dengan konstan. Tipe yang satu ini cenderung hebat dalam bidang-bidang tertentu saja. Sayangnya, mereka kurang pandai bersosialisasi atau membangun jaringan kerja.

7. Si Pragmatis

Nah kalau tipe yang ini merupakan tipe idealis yang selalu ingin kejelasan akan segala sesuatunya. Bila perintah atau tujuan yang harus dicapai jelas di mata mereka, mereka akan bekerja dengan maksimal dan memberikan hasil yang terbaik. Kelompok pragmatis sangat pandai dalam berstrategi dan menganalisa.

8. Si Nyentrik

Si nyentrik biasanya bisa menjadi penyelamat di waktu genting. Mereka merupakan para innovator yang penuh dengan gagasan-gagasan unik. Kenyentrikkan mereka seringkali membuat mereka dijauhi pekerja lain, bahkan ditekan. Perlu waktu dan kesabaran untuk menghubungkan maksud mereka pada para pekerja yang lain.

9. Si Acuh

Kalau tipe yang satu ini bekerja hanya karena mereka butuh uang. Pada dasarnya mereka tidak terlalu peduli dengan apa yang mereka kerjakan atau dengan siapa mereka bekerja. Untuk tipe yang satu ini, yang penting mereka bekerja. Tipe Si Acuh biasanya merupakan tipe pekerja yang paling banyak ada di perusahaan. Namun keberadaan mereka sangat penting bagi perusahaan karena tanpa mereka perusahaan tidak akan berjalan.

foto: social-world.at

(ldy/rut)

Related Posts