Ini Alasan Mengapa Tidak Dianjurkan Memukul Anak

Gemintang.com – Ada orangtua yang menjadikan hukuman fisik sebagai sarana agar si anak jera dan tidak melakukan kesalahan yang sama di kemudian hari. Tapi hati-hati, ternyata kebiasaan yang satu ini memiliki pengaruh buruk terhadap mental anak.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Tracie Afifi, Ph.D mengungkapkan fakta bahwa kebiasaan memukul yang dilakukan orangtua kepada anaknya saat usia kanak-kanak bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental saat si anak telah memasuki usia dewasa nanti.

Oleh sebab itu, memberi hukuman fisik kepada anak seperti memukul sangat tidak dianjurkan. Mengapa? Berikut ini alasannya.

1. Ketika kamu memukul anak saat mereka melakukan kesalahan, secara tidak langsung dirimu telah memberikan contoh bahwa siapa yang lebih besar dan kuat boleh memutuskan apa yang benar dan apa yang salah. Jika hal ini tertanam hingga si anak dewasa, maka tidak menutup kemungkinan apabila mereka akan melakukan hal yang sama saat dirinya merasa sudah lebih kuat dan lebih besar. Alhasil si anak tumbuh menjadi anak yang pemberontak.

2. Sang anak juga bisa mengartikan bahwa perbuatan memukul boleh dilakukan oleh orang yang lebih tua kepada siapapun yang lebih muda. Bisa dibayangkan bagaimana jika mereka sudah besar kelak? Mereka akan dengan santainya memukul siapapun yang telah melakukan kesalahan dengan usia yang lebih muda darinya.

3. Memukul juga bisa diartikan oleh anak sebagai bentuk penyelesaian terhadap suatu masalah dengan cara kekerasan. Jadi jangan kaget jika suatu saat melihat si anak marah dan memukul apapun yang dilihatnya. Ini merupakan contoh yang orangtua ajarkan sendiri.

4. Selain itu, kebiasaan memukul juga bisa mengakibatkan hubungan antara orangtua dan anak menjadi renggang dan tidak harmonis. Saat seorang anak dipukul maka yang ada di pikiran mereka adalah kebencian atas tindakan yang dilakukan orangtuanya.

5. Mengajari sesuatu kepada anak dan memberikan pukulan saat mereka melakukan kesalahan bukanlah tindakan yang bijak. Hal tersebut tidak akan membuat sang anak berpikir untuk melakukan sesuatu dengan lebih benar. Yang ada, mereka akan takut dan tertekan sehingga sulit untuk mencoba membenarkan sikapnya di tengah-tengah kondisi seperti itu.

Mungkin tujuan para orangtua untuk memukul anaknya adalah untuk membuat sang anak lebih disiplin dan bisa melakukan sesuatu dengan benar. Sayangnya, memukul bukanlah sebuah pilihan yang bijak untuk diterapkan kepada anak-anak. Ayo jadi orangtua yang bijaksana!

foto: progressive-parenting.com

(tut/rut)

Related Posts