Memotivasi Diri dari Keterpurukan

Gemintang.com – Ada kalanya dirimu mengalami kegagalan dalam kehidupan yang bisa membuatmu merasa sangat terpuruk. Namun, jangan sampai kegagalan tersebut membuatmu terlalu takut untuk bangkit kembali. Kamu harus bisa bangkit dari keterpurukan tersebut dan kembali menatap masa depan.

Mungkin saja kegagalan itu terjadi karena kamu terlalu banyak memiliki tujuan yang ingin dicapai. Sobat, terlalu banyak tujuan hanya akan membuatmu tidak fokus dalam mengerjakan sesuatu. Fokuslah terhadap satu tujuan dalam hidupmu. Jika tujuan tersebut sudah berhasil kamu capai, maka barulah beranjak ke tujuan selanjutnya.

Hindari melakukan segala sesuatu secara bersamaan jika  hasil akhirnya justru tidak maksimal. Untuk itu, kamu perlu memahami potensi dan kesanggupan diri dalam melakukan segala sesuatu.

Dan untuk bangkit dari keterpurukan diperlukan sebuah tujuan pasti yang membuatmu merasa tertarik untuk melakukannya lagi. Karena itu, kamu perlu sebuah ketertarikan dan gairah terhadap suatu hal sehingga dirimu dapat kembali termotivasi untuk bangkit kembali.

Hal ini bisa dilakukan dengan mencari inspirasi dari orang-orang disekitar atau bisa juga dengan mengistirahatkan tubuh dari segala kepenatan. Saat tubuh dan pikiranmu kembali segar, maka semangat baru pun akan kembali muncul.

Jika kamu sudah mendapatkan tujuan yang ingin diraih, maka hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah memikirkannya terus menerus. Jika kamu terus menerus memikirkan tujuanmu, maka tanpa sadar kamu telah momotivasi diri sendiri untuk kembali bangkit dan berjuang.

Ini wajar jika kamu merasa trauma dengan kegagalan yang pernah dialami, namun cobalah untuk memikirkan hal-hal yang baik-baik saja. Jangan melulu memikirkan kegagalan. Bagaimana kamu bisa bangkit jika dirimu terus menerus memikirkan hal-hal buruk?

Selain itu, dukungan dari orang-orang di sekitar seperti keluarga, teman-teman atau orang terdekat yang kamu cintai adalah sesuatu yang penting. Hal ini akan membantumu agar tidak lagi fokus terhadap kegagalan yang telah kamu hadapi, melainkan membuatmu lebih semangat ketika ada orang lain yang mendukung di belakang.

foto: leadtoimpact.com

(tut/rut)

Related Posts