Mimpi yang Jadi Penghidupan

Gemintang.com – Pernahkah Sobat Gemintang memiliki mimpi yang sedikit sulit diwujudkan akibat keterbatasan dana yang dimiliki? Inilah yang juga dialami Joko ketika kecil, namun hal ini tidak menghentikan usahanya mewujudkan mimpi itu. Dengan berbekal niat, kemauan keras, pengetahuan terbatas, dan modal alakadarnya, Joko berhasil mewujudkan mimpinya. Lebih dari itu, usaha tersebut pada akhirnya menjadi sumber penghidupannya. Mau tahu kisah Joko selengkapnya?

Slamet Joko Santoso merupakan anak dari keluarga kurang berada di Semarang, yang bermimpi untuk mempunyai gitar. Karena ketiadaan dana dan rasa malu untuk meminta dari orang tua, Joko pun mencoba membuat gitarnya sendiri ketika ia masih SD. Dengan kayu-kayu yang berasal dari barang bekas di rumah, Joko mencoba membuat kayu bersenar. Awalnya, ‘kayu bersenar’ miliknya tidak sempurna, namun ketika bergabung dengan grup band ketika SMP, Joko pun menyempurnakan maha karya pertamanya.

Kecintaan Joko pada gitar dan pembuatannya membawa Joko mengambil keputusan ekstrims selulus SMP. Bukannya melanjutkan sekolah, ia memutuskan untuk fokus membuat gitar. Dengan mesin pres yang dibelinya, Joko mulai menerima pesanan gitar dari teman-temannya.

Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya, di tahun 2000 ia mulai bekerja sebagai karyawan perusahaan tekstil, tetap saja, usaha gitarnya berlanjut. Dengan modal dan pengetahuan serta keterampilan yang cukup, ia pun mulai mengembangkan usahanya dengan merekrut beberapa karyawan.

10 tahun kemudian, Joko berhenti bekerja di perusahaan dan mulai berjualan gitar karyanya secara online. Inilah salah satu jalan dimana gitar buatannya mulai ditawarkan ke berbagai tempat di Indonesia. Saat ini dalam sebulan, Joko dapat memproduksi 15 gitar yang dipasarkan dengan rentang harga 1,5 juta – 7 juta rupiah.

Harga tergantung pada jenis gitar (akustik atau elektrik), desain gitar, dan kualitas senarnya. Di usianya yang ke-34, Joko merasa ia masih terus belajar untuk membuat gitar dengan kualitas terbaik.

Sobat, apapun mimpi yang ingin kita raih, akan dapat kita raih apabila kita memiliki keinginan kuat dan pantang menyerah dalam mewujudkannya. Seperti apa yang diungkapkan Joko bahwa untuk maju kita harus siap menerima kritik di depan. Apapun rintangan yang dihadapi, jadikan sebagai batu loncatan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dan terus maju.

foto: prestoclassical.co.uk

(ldy/rut)

Related Posts