Tips Praktis Membangun Hubungan yang Sehat

Gemintang.com – Hubunganmu dengan sesama sangat mempengaruhi kualitas hidupmu. Tak bisa dipungkiri bila kesuksesan hidup seseorang juga dipengaruhi oleh hal yang satu ini.

Sebuah hubungan bisa membuat kamu menjadi sukses ataupun jatuh, semua bergantung bagaimana dirimu memanfaatkannya. Yang pasti dalam membina hubungan yang sehat diperlukan kemauan, komitmen dan kerja keras. Berikut beberapa tips praktis dalam membangun hubungan yang sehat.

Belajar memaafkan

Jika kamu merasa tersinggung atau sakit hati, kamu harus belajar untuk memaafkan orang yang menyakitimu. Entah perbuatannya disengaja ataupun tidak, dia memiliki hak untuk memberi penjelasan dan mengutarakan penyesalan. Bila itu terjadi, cobalah untuk memaafkan. Menyimpan kekesalan atau kemarahan hanya akan membuat hidupmu berat dan melelahkan.

Menerima bukannya mengharapkan

Seringkali orang cenderung mengharapkan sesuatu dari sebuah hubungan. Bukannya menerima orang lain apa adanya, malah mengharapkan sesuatu dari orang tersebut. Pola pikir seperti ini sebaiknya segera diubah. Daripada mengharapkan orang lain untuk bertindak sesuai dengan harapanmu, lebih baik belajar menerima mereka apa adanya.

Jangan ragu meminta maaf bila kamu salah

Meminta maaf pada orang terdekat karena kesalahan yang kamu buat bisa menjadi perkara yang sulit. Apalagi bila kamu tidak terbiasa melakukannya dan lebih memegang egomu. Dalam hubungan yang sehat perlu ada kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan keberanian untuk meminta maaf. Ini merupakan harga mati yang tidak bisa dikompromi.

Beri ruang untuk membuat keputusan

Apa kamu pernah mencoba memutuskan sesuatu untuk orang terdekatmu? Atau kamu mempengaruhi orang itu untuk memutuskan sesuai dengan pendapat dan keinginanmu? Mungkin kamu merasa apa yang kamu lakukan adalah yang terbaik untuk orang terdekatmu, padahal sebenarnya tidak. Jika kamu memang mengasihi orang tersebut, berikanlah ia ruang untuk memutuskan sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Jangan banyak bicara bila itu yang diperlukan

Jika orang terdekat kamu mengalami masalah, mungkin kamu merasa memiliki banyak hal untuk disampaikan kepadanya. Bisa berupa nasihat, teguran, motivasi, bahkan cemooh. Tapi kamu harus menyadari bahwa adakalanya keberadaanmu di sisinya tanpa banyak bicara lebih berarti dari apa yang kamu bayangkan.

Jangan bergosip, tapi berkomunikasi

Bila kamu terbiasa mengeluhkan kebiasaan orang terdekatmu pada orang lain, ini adalah waktu yang tepat untuk menghentikannya. Kebiasaan menggosipkan orang lain di belakang hanya akan menyakiti orang tersebut. Daripada menggosipkannya, lebih bijak bila kamu menyampaikan semua keluhanmu langsung pada orang yang bersangkutan. Tentu saja kamu harus siap menghadapi reaksi orang itu, apapun bentuknya.

foto: plus.google.com

(ldy/rut)

Related Posts