Zhang Da, Bocah 10 Tahun yang Menghidupi Keluarganya

Gemintang.com –  Kisah ini bermula saat ibunda Zhang Da pergi meninggalkan Zhang Da dan ayahnya karena merasa tidak kuat terus menerus hidup miskin dengan suami yang sakit-sakitan. Saat itu Zhang Da belum genap 10 tahun, namun kondisi tersebut memaksanya untuk berinisiatif mengambil alih tanggung jawab untuk membiayai keluarganya karena sang ayah menderita sakit keras dan tidak bisa lagi bekerja.

Zhang Da kecil mengerjakan semua pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tuanya seperti mencari uang untuk makan, mengurus ayahnya, memberikan obat, dan mengurus semua pekerjaan rumah tangga. Walaupun begitu, Zhang Da tidak melepaskan sekolahnya. Dia terus melanjutkan sekolah meskipun jarak yang harus ditempuh sangat jauh.

Saat ke sekolah, Zhang Da berjalan kaki melalui hutan kecil. Sesekali dia mencoba beberapa tanaman, jamur, dan buah-buahan yang ditemuinya sepanjang jalan sekedar untuk mengisi perut. Kebiasaan ini membuatnya lebih tahu mengenai jenis-jenis tanaman mana yang bisa dikonsumsi dan tidak.

Kondisi ayahnya yang sakit-sakitan mendorong Zhang Da untuk belajar mengenai jenis obat-obatan melalui buku bekas yang sempat dibelinya. Hebatnya lagi, Zhang Da telah mampu melakukan proses injeksi. Hal ini dilakukannya karena mahalnya uang yang harus dia keluarkan saat sang ayah perlu mendapatkan suntikan untuk penyakitnya. Bermodalkan nekat, Zhang Da mencoba menyuntikkannya sendiri dan berhasil!

Saat mengetahui kondisi Zhang Da yang begitu memprihatinkan, pemerintah China memberikan penghargaan kepada bocah kecil ini karena telah melakukan perbuatan luar biasa. Dalam acara pemberian penghargaan tersebut Zhang Da ditanya oleh pembawa acara mengenai apa yang ia inginkan untuk kehidupannya.

Pertanyaan lain seperti: ingin sekolah dimana, berapa banyak biaya yang dia perlukan untuk menyelesaikan kuliahnya tak lupa ditanyakan. Hingga apapun yang Zhang Da inginkan, pemerintah menyanggupkan diri untuk memenuhinya. Namun Zhang Da menjawab jika dirinya hanya ingin ibunya kembali. Dia bisa membiayai ayah dan dirinya sendiri jadi dia memohon kepada ibunya untuk kembali.

Keinginan yang begitu mengharukan. Sebuah kisah inspiratif yang patut dijadikan catatan hidup bahwa kehidupan ini tidak melulu tentang harta dan kekayaan, cinta dan kasih sayanglah yang akan membawamu kepada kebahagiaan. Hidup memang memerlukan uang, tapi uang bukanlah pemuas kehidupan.

foto: alumnimaterdei.com

(tut/rut)

Related Posts