Perjalanan Karier Mendiang Margareth Thatcher

Gemintang.com – London dan dunia kembali berduka sepeninggalan sosok Margaret Thatcher, sang perdana menteri perempuan satu-satunya yang pernah memimpin Inggris. Margaret Thatcher meninggal karena serangan stroke di usia 87 tahun pada 8 April 2013 yang lalu.

Meskipun kepergian beliau meninggalkan kesedihan yang mendalam, ada beberapa pelajaran hidup yang bisa kita petik dari sosok wanita yang juga disebut sebagai “Wanita Besi” atau “Iron Lady” ini. Berikut diantaranya:

1. Beliau tidak serta merta langsung menjabat sebagai perdana menteri perempuan  dengan masa jabatan terlama 4 Mei 1979 – 28 November 1990, melainkan beliau mengalami kariernya sebagai kimiawan di Universitas Oxford.

2. Wanita kelahiran Grantham, 13 Oktober 1925 silam ini memulai karier politiknya dengan menjadi perwakilan perempuan termuda dari Partai Konservatif di usia 25 tahun.

3. Beliau pun akhirnya kembali terpilih sebagai anggota parlemen wilayah Finchley di tahun 1959 dengan pidatonya yang meminta pemerintah daerah untuk melakukan rapat terbuka.

4. Pada tahun 1970, beliau ditunjuk sebagai Menteri Negara bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan oleh Edward Heath.

5. Lima tahun berselang, beliau berhasil mengalahkan Edward Heat dalam pemilihan ketua Partai Konservatif. Di tahun yang sama, beliau juga menjabat sebagai Ketua Oposisi.

6. Wanita yang terlahir dari pasangan Alfred Roberts (ayah) dan Beatrice Ethel (ibu) ini memenangkan pemilu 1979 dan sekaligus menghantarkan dia sebagai perdana menteri pertama. Berbagai kebijakan diperkenalkan terutama di bidang politik dan ekonomi dalam rangka membangkitkan kejatuhan yang dialami Britania Raya.

7. Julukan sebagai “Wanita Besi” didapat karena gaya kepemimpinannya yang memang banyak menerapkan kebijakan Konservatif. Kebijakan-kebijakan yang dilakukannya ini pun menghantarkan pada istilah Thatcherisme.

8. Dengan kinerja beliau yang gemilang terkait perbaikan ekonomi dan Perang Falklands (1982) kembali membuatnya terpilih sebagai perdana menteri di tahun 1983.

9. Beliau kembali terpilih sebagai perdana menteri untuk kali ketiga di tahun 1987 meskipun harus mengundurkan diri pada tahun 1990 karena Michael Heseltine menentang kepemimpinan beliau.

10. Beliau juga mendapat gelar yang membuatnya mendapat kedudukan tertinggi di Majelis Tinggi, yaitu bangsawan seumur hidup (Baroness Thatcher). Gelar ini didapat dari Kesteven di County Lincolnshire.

11. Ketegasan beliau dalam berpolitik, terutama konsistensinya menentang Uni Soviet dan komunisme, menginspirasi seorang wartawan militer Uni Soviet untuk menyematkan julukan “Wanita Besi” yang pertama kali diperkenalkan dalam harian Red Star (1976).

Beberapa perjalanan karier yang telah dilalui oleh istri dari Denis Thatcher ini sekiranya bisa memotivasi kita bahwa tidak selamanya kesuksesan itu diraih dengan singkat. Perlu perjuangan dan usaha yang gigih jika memang kita sungguh-sungguh ingin mewujudkannya.

foto: telegraph.co.uk

(ldy/rut)

Related Posts