Susi Pudjiastuti, Mantan Pengepul Ikan yang Kini Jadi Menteri Perikanan

Gemintang.com – Sebelum menjadi orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nama Susi Pudjiastuti jauh dari ingar-bingar bursa menteri. Mantan CEO Susi Air itu mulai ramai dibicarakan saat Presiden Jokowi memanggilnya ke Istana Negara beberapa hari sebelum Kabinet Kerja diumumkan. Rupanya, sebelum menduduki posisi menteri, Susi Pudjiastuti telah merasakan pahit-manisnya perjalanan hidup.

Wanita kelahiran 15 Januari 1965 merupakan presiden direktur perusahaan eksportir hasil-hasil perikanan, PT ASI Pudjiastuti Marine Product, pemilik maskapai penerbangan Susi Air dan sekolah pilot, PT ASI Pudjiastuti Flying School.

Bisnis yang digelutinya selama 33 tahun itu benar-benar dimulainya dari nol. Susi mengawali kariernya menjadi seorang pengepul ikan setelah tidak lagi bersekolah. Ia menjual perhiasannya senilai Rp. 750.000 sebagai modal. Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut berkembang dan ia pun mendirikan pabrik pengolahan ikan.

Saat Jokowi memintanya menduduki posisi menteri di KKP, Susi sempat gamang karena harus meninggalkan usaha yang telah dirintisnya tersebut. Namun setelah melalui proses pemikiran yang matang, ibu dari Nadine Kaiser itu telah membulatkan tekad untuk menerima tawaran Presiden RI dan menyerahkan urusan bisnisnya kepada orang kepercayaannya.

Perbincangan banyak media

Jalan Susi melenggang ke kursi menteri memang tidak mulus. Ibu tiga anak itu bukan hanya menerima banyak dukungan, tetapi juga kritikan-kritikan pedas. Masa lalunya yang pernah bercerai dua kali, pendidikan yang hanya sampai jenjang SMP, gaya bicara yang ceplos-ceplos, kebiasaan merokok, hingga tato yang menempel di tubuhnya menjadi perbincangan banyak orang.

Tapi cibiran dan keraguan banyak orang tidak membuatnya tertekan. Ia tetap menjalankan kewajibannya sebagai menteri dan menuntun anak-anak buahnya untuk bekerja lebih baik. Kebijakan jam kerja PNS di lingkungan KKP ia atur ulang dari yang semula masuk jam 07.30 dan pulang 16.30 dirubah menjadi pukul 07.00 dan pulang 16.00.

“Saya mengubah jam kerja menjadi lebih awal supaya mereka tidak kena macet, pulangnya juga lebih sore dan bisa bertemu dengan anak-anak.” Ucap Susi seperti dikutip dari Kompas.com.

Bukan hanya itu, Susi juga tengah berfokus memberantas mafia illegal fishing dan mempermudah para nelayan untuk berbisnis ikan dengan mempersempit pungutan-pungutan serta retribusi yang harus dibayar nelayan.

“Nelayan kita bisa bangkrut kalau baru mau berlayar saja sudah dikenakan bermacam-macam pungutan.” Ucap Susi saat menghadiri rapat bersama Kamar Dagang Indonesia (KADIN) di Jakarta (30/10).

Performa Susi di pemerintahan

Pemerintahan yang kini sedang berjalan memang tidak lepas dari performa para menteri-menterinya, begitupun dengan Susi Pudjiastuti. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, mari kita amati dan awasi kinerja para menteri dalam Kabinet Kerja. Ketimbang menghabiskan waktu mencari celah kelemahan mereka, lebih baik ikut berperan aktif mendukung program kerja pro-rakyat yang telah disusun para menteri.

foto: kompasiana.com

(rut/rut)

Susi Pudjiastuti, Mantan Pengepul Ikan yang Kini Jadi Menteri Perikanan silky

Review

Susi Pudjiastuti, Mantan Pengepul Ikan yang Kini Jadi Menteri Perikanan

Summary: Susi Pudjiastuti, Mantan Pengepul Ikan yang Kini Jadi Menteri Perikanan

5

Good

User Rating: 1.2 (2 votes)

Related Posts