Buah dari Jalan Pintas

Gemintang.com – Suatu hari seorang bapak berusia 45 tahun merasa dirinya tidak berguna bagi keluarganya sejak dia kehilangan pekerjaannya. Kehidupannya semakin terpuruk ketika beberapa lamaran yang ia coba sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Karena itu, dia belum bisa memenuhi kebutuhan sekolah kedua anaknya, kebutuhan keluarga sehari-hari, dan juga kebutuhan pribadi sang istri yang selama ini bisa dia penuhi dari hasil kerjanya sebagai seorang manajer perusahaan asing.

Merasa perlu untuk mengurangi rasa penat, dia pun berusaha untuk mencari udara segar. Dia mengelilingi perumahan tempat tinggalnya itu dengan berjalan kaki. Setelah berjalan sekian lama, matanya pun terhenti pada sebuah pendulum tua yang terlihat antik dan  tergeletak begitu saja di pinggir jalan.

Sejenak dia kebingungan memikirkan langkah apa yang akan diambilnya dengan pendulum itu. Akhirnya dia memutuskan untuk mengambil pendulum tersebut dan membawanya ke toko barang antik karena memang pendulum yang ditemukannya itu bukan seperti pendulum biasa.

Setelah mencari beberapa daftar toko antik yang bisa menawarkan harga bagus, ia pun menjatuhkan pilihannya pada sebuah toko antik tua di seberang jalan  tak jauh dari rumahnya berada lalu menawarkan benda itu. Tidak perlu negosiasi yang panjang untuk mendapatkan harga diluar ekspektasi dari pendulum yang ditemukan.

Bapak ini girang dan senang luarbiasa, ia pulang ke rumahnya untuk mengabarkan berita bahagia ini. Dia pun berencana untuk membeli beberapa kebutuhan yang selama ini tertunda dan kebutuhan untuk waktu yang akan datang.

Tapi sayang, malang tak dapat ditolak. Dalam perjalanan pulang bapak itu harus merelakan uangnya diambil oleh segerombolan perampok. Dia merasa lebih baik dia kehilangan uang daripada kehilangan nyawanya.

Bapak itu pulang dan menyadari dalam hidup segala sesuatunya perlu perjuangan yang harus dijalani dengan gigih. Dia pun memeluk keluarganya dan berjanji tidak akan kembali terpuruk dalam kemalangan yang dialaminya. Keluarga bapak itu pun memberi dukungan dan mencoba untuk membantu semampu mereka.

Sobat Gemintang, dari kisah di atas kita bisa belajar bahwa kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita butuhkan tanpa usaha yang gigih. Meskipun langkah kita untuk mendapatkannya tersandung oleh kemalangan, kita tidak boleh menyerah dan mengandalkan jalan pintas yang ada.

Jalan pintas dalam setiap tantangan di hidup kita memang mampu membuat kita tergiur, tapi hal itu sendiri tidak akan bertahan lama. Justru proses dan kerja keraslah yang akan membekas dalam ingatan kita sekaligus pengalaman dan guru yang terbaik ketika kita hendak mendapatkan apa yang kita inginkan.

foto: flickr.com

(ldy/rut)

Related Posts