Rasa Pahit Buah Tutur

Gemintang.com – Salah satu cara manusia bersosialisasi adalah dengan berinteraksi. Dalam segala aspek kehidupan, manusia selalu mengalami interaksi baik dengan seseorang maupun khalayak ramai. Bukan hanya di dunia nyata, di era modern ini interaksi pun sudah menjadi bagian dalam kehidupan bersosial media.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi semakin memudahkan siapa saja untuk dapat berkomunikasi dengan banyak orang. Tapi kita juga dapat melihat bahwa media sosial dewasa ini sering dijadikan sebagai wadah mencaci-maki dan menghina orang lain hingga mengumbar pernyataan yang bersifat rahasia.

Masih segar di ingatan kita tentang berbagai kasus dari para selebritis tanah air yang bermula lewat kicauan di Twitter atau postingan foto di Instagram hingga bermuara pada perkelahian atau meja hijau. Sedangkan di kehidupan manusia lainnya, hal ini tidak jauh berbeda.

Seorang psikolog spesialis internet, Graham J mengunggkapkan sebelum kita menuliskan segala sesuatu di internet, baik itu keluhan tentang jasa suatu layanan, keadaan keluarga, atau berita artis Hollywood yang sedang panas, pikirkanlah kembali semuanya itu. Bayangkan ketika kamu menulis tentang apa yang ada di hatimu ke dalam media sosial, ribuan orang dapat menyaksikannya. Lalu, apakah dirimu tidak merasa risih?

Di satu sisi, media sosial membawa banyak pengaruh baik bagi kehidupan manusia, tapi tak sedikit pula pengaruh buruknya. Sekarang tinggal kitalah yang harus menggunakannya secara bijak agar dampak buruk dari dunia maya tidak berimbas ke dalam kehidupan nyata.

Mengapa tidak kita tulis kata-kata yang positif dan membangun semangat para pembaca jika hal yang berkebalikan dengan semua itu hanya dapat menimbulkan masalah pelik? Bukankah seorang yang sedang diliputi rasa marah akan tenang jika ditanggapi dengan kata-kata yang lemah lembut?

Lalu apakah pantas mengucapkan kata-kata cacian dan hinaan serta membicarakan hal yang tidak sebenarnya di dunia maya? Apakah pantas jika kita tidak mengindahkan kaidah-kaidah dalam bersosial media ketika kita menggunakan beragam fasilitas tersebut? Tentu saja tidak. Dan bukankah esensi sebuah media akan hilang jika disalah gunakan?

Jangan sampai di ujung ajal kita kelak, kita merasakan rasi pahit dari buah tutur kita. So, ayo sama-sama kita latih diri ini mengucapkan segala sesuatu yang baik dan positif di dunia nyata maupun maya. Dan jangan lupa, kendalikan jarimu!

foto: sheinkopmd.com

(ysf/rut)

Related Posts