Alasan Mengapa Seseorang Mudah Jatuh Cinta

Foto by alivewithlove.com

Gemintang.com – Sebuah perasaan cinta, memang tak pernah tentu kapan dan dimana rasa itu mulai tumbuh serta bermula. Terkadang sulit untuk menyadari apakah ini cinta atau sekedar rasa suka. Sebuah kejadian yang akhirnya mempertemukan kamu dengan seorang yang ideal, rasanya mustahil untuk tidak mencintainya saat itu juga. Cinta pada pandangan pertama, itulah yang mungkin  tengah kamu rasakan saat itu. Tapi apakah rasa cinta yang berawal dari mata turun ke hati bisa menjadikanmu sebagai seorang yang mudah jatuh cinta? 

Aduuuh… baru putus, sudah gandeng lagi pasangan baru. Baiknya, yuk, kenali alasan mengapa seseorang bisa mudah jatuh cinta, dan kamu akan tahu bagaimana cara mengatasinya.

  • Terlalu membuka diri

Menutup diri bukanlah hal yang baik. Tetapi terlalu membuka diri, juga akan membuat seseorang menjadi mudah untuk menerima dan memberi hati kepada seseorang yang lainnya. Selain itu, terlalu membuka diri pun akan mempermudah seseorang untuk masuk kedalam kehidupan pribadi kamu. Perlahan, hal seperti inilah yang akan menyebabkan kamu menjadi mudah jatuh cinta. Jadi sewajarnya dalam bergaul, terbukalah asal tidak berlebihan. Namun jangan pula tertutup karena seseorang bisa menganggap kamu angkuh nantinya.

  • Terlalu sering mengira-ngira

Suatu perasaan yang muncul sebenarnya adalah buah dari sesuatu yang kita pikirkan sendiri. Bila kita berpikir baik, maka apa yang terjadi akan dirasa menenangkan. Namun bila kita berpikir buruk, maka apa yang terjadi akan dirasa menyakitkan. Dan begitu juga halnya dengan cinta. Untuk seseorang yang mudah sekali jatuh cinta, sebaiknya berhentilah mengira-ngira bahwa dia menyukai kamu atau jatuh cinta terhadap kamu.

  • Mudah termakan rayuan

“Hari ini penampilan kamu oke banget… Gak ada yang bisa menandingi penampilan kamu dari siapapun…” Percaya atau tidak, wanita ataupun pria yang mendengar rayuan ini pasti akan luluh hatinya. Minimal, untuk orang yang mudah jatuh cinta, hatinya akan terbang seketika. Dia akan merasa bahwa dirinya berharga untuk seseorang yang memberikan rayuannya. Padahal, orang yang merayunya pun bisa jadi adalah seorang yang juga mudah jatuh cinta. Hmm… apa yang akan terjadi bila keduanya ternyata tak setia? Untuk itu, abaikanlah mereka yang memberikan rayuan seperti itu. Kalau serius, kan bisa tanpa merayu.

  • Dia segalanya

Menggantungkan hidup kepada orang lain, jelas akan membuatmu tersiksa saat kamu kehilangannya. Menganggap seseorang adalah segalanya untukmu, akan membuatmu terluka saat ia tak ada. Untuk seseorang yang mudah sekali jatuh cinta, mengistimewakan seseorang bisa jadi membuka peluang sehingga kamu merasa mudah mencintainya. Padahal, perasaan itu pun belum tentu apakah kamu benar mencintainya, atau hanya sekedar mengaguminya. Untuk itu, janganlah memberikan perhatian khusus kepada seseorang yang belum kamu yakini kecintaannya.

Mudah jatuh cinta tak selamanya buruk, kok. Dibandingkan bertahan dengan sosok yang itu-itu saja padahal sudah tidak klop, pelaku justru bisa menemukan sosok terbaik yang dianggapnya lebih baik. Seorang yang mudah jatuh cinta pun tak perlu menangis lama sampai berkubang air matanya setelah putus cinta. Kamu harus selektif saat menentukan siapa yang akan menjadi kekasih hatimu. Jangan asal pilih bila tak ingin menyesal nanti.

(mir/rut)

Related Posts