Ketika Jejaring Sosial Dijadikan Ajang Selingkuh

Photo by cbc.ca

Gemintang.com – Belakangan ini siapa yang tidak terjangkit virus jejaring sosial? Entah itu facebook, twitter, skype dan masih banyak lagi. Bahkan ada juga penggunanya yang bisa terlihat “autis” kalau sudah berhubungan dengan jejaring sosial. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan jejaring sosial sebagai wadah yang positif, tapi tidak sedikit juga oknum yang menyalahgunakannya. Salah satu bentuk kekeliruan yang dilakukan oleh sebagian pasangan dalam hal ini adalah dijadikan wadah selingkuh. Lantas alasan apa sajakah yang melatarbelakangi fenomena ini? Berikut beberapa diantaranya.

  • Bertemu dengan fasilitas yang tepat

Belakangan ini keberadaan jejaring sosial dianggap sebagai sebuah fasilitas yang tepat dalam ajang curhat atau bertukaran pikiran. Namun itu semua hanya berlaku pada awalnya saja karena lama-kelamaan jejaring sosial justru membuat batas antara kehidupan pribadi dan bersosial menjadi semakin tipis. Orang-orang semakin mudah mengetahui kejadian atau pikiran yang dialami serta dipikirkan oleh orang lain, apalagi ketika itu berhubungan dengan orang yang sedang kita taksir. Ketika ada kesempatan, maka tidak heran hal tersebut dimanfaatkan.

  • Selingkuh tak selamanya diam-diam

Bagi sebagian orang yang berpendapat kalau selingkuh itu pasti dilakukan secara diam-diam atau rahasia sebaiknya merubah pola pikir tersebut. Justru hal inilah yang dijadikan alasan oleh sebagian pasangan untuk mengelabui pasangannya. Karena pola pikir yang seperti itu akhirnya membuat pasangannya merasa tidak perlu untuk mengecek akun pacarnya tanpa tahu apa yang sedang atau bahkan mungkin sudah terjadi.

  • Bisa karena terbiasa

Godaan melihat temannya bisa selingkuh dengan santainya di sosial media sering dijadikan alasan atau pembelaan diri. Kondisi seperti ini pun akhirnya menjadi fenomena yang membuat orang jadi penasaran dan akhirnya tidak sedikit yang ingin mencobanya.

  • Kesempatan yang tidak diduga

Banyak orang berlomba-lomba untuk memperbanyak daftar teman atau follower dalam akun jejaring sosialnya, ketika mereka menambahkan orang-orang tersebut tidak sedikit yang mendapat orang tidak dikenal. Setelah melihat dan mendapati suatu hal yang menarik tentang orang yang baru dikenalnya itu, maka  mereka merasa tidak ada salahnya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut apalagi bagi pasangan yang hubungannya sedang renggang.

Well, dari semuanya itu, jejaring sosial memang diciptakan untuk memudahkan setiap orang dalam berinteraksi atau berkomunikasi. Namun akan lebih bermanfaat jika jejaring sosial digunakan untuk hal-hal yang positif.

(lyd/rut)

Related Posts