Ketika Si Dia Berbohong

Gemintang.com – Siapa sih orang yang senang dibohongi? Apalagi oleh sang kekasih? Kebohongan bisa merusak kepercayaan dalam hubungan yang akan berujung pada berakhirnya hubungan percintaan. Jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan untuk menilai apakah pasanganmu berbohong atau tidak.

Biasanya ada ciri-ciri fisik tertentu yang dilakukan oleh orang yang berbohong, baik disadari maupun tidak disadari. Nah, ada baiknya kamu memperhatikan pasanganmu, terutama dalam hal-hal berikut:

1. Perubahan mimik wajah

Kamu dapat mengetahui apakah pasanganmu berbohong dari mimik wajahnya. Apalagi apabila kamu sudah cukup lama menjalin hubungan. Menurut pakar psikologi, mimik kecil yang tidak terlalu kentara mungkin sulit untuk dikenali, bahkan oleh pakar sekalipun. Namun ada hal-hal yang tampak jelas ketika seseorang berbohong, seperti wajah yang memerah dan lubang hidung yang membesar. Selain itu, ada juga kecenderungan untuk menggigit bibir, mengambil napas panjang, dan terlalu sering mengedipkan mata ketika seseorang berbohong.

2. Bahasa tubuh

Bahasa tubuh pasangan juga bisa menjadi cara untuk menilai apakah dia berbohong atau tidak. Bila pasangan kamu jujur, biasanya ada keselaran antara mimik wajah dan gerakan tubuh. Makanya bila pasanganmu berbohong, dia akan cenderung meminimalisir gerakan tubuh. Kamu dapat memperhatikan apakah tangannya gemetar ketika ia berbicara, atau gejala-gejala gugup lain seperti menggerak-gerakkan jari tangan atau kaki.

 3. Cara dia tersenyum

Ini mungkin yang paling mudah untuk dilakukan. Kamu pastinya tahu seperti apa senyum tulus pasangamu. Biasanya senyum yang tulus akan tampak dari bibir dan pancaran mata pasangan kamu.

4. Cara dia berbicara

Kamu harus berhati-hati apabila ditengah pembicaraan tiba-tiba kecepatan berbicara pasanganmu berubah drastis. Apabila ia tiba-tiba berbicara terlalu cepat atau malah terlalu lambat, ada kemungkinan bahwa ia tidak berbicara apa adanya.

5. Kata-kata

Orang yang berbohong sulit membentuk kalimat kompleks yang menggunakan kata ‘tapi’ atau ‘kecualikarena mereka terlalu sibuk merangkai cerita. Ketika pasangan kamu berbohong ia akan jarang menggunakan kata ‘aku’ atau ‘saya’ karena secara psikologi ia akan mencoba mengambil jarak dengan cerita bohong yang ia reka. Tidak jarang, mereka yang berbohong juga cenderung menyalahkan atau mendeskreditkan orang lain.

foto: collegecandy.com

(ldy/rut)

Related Posts