Tetap Menjadi Teman Ketika Si Dia Menginginkan Hubungan yang Lebih Jauh

Gemintang.com – Banyak yang bilang hubungan pria dan wanita tidak bisa hanya sebatas teman. Mungkin bagi para perempuan, menjalin hubungan dengan pria sampai batas pertemanan itu bukan hal yang mustahil. Tapi bagi banyak pria, ketika dia sudah merasa nyaman dan tertarik dengan teman lawan jenisnya itu, sulit baginya untuk tetap menjalin hubungan hanya sampai batas pertemanan.

Nah, ketika si dia menginginkan hubungan yang lebih jauh sementara kamu tetap ingin bertahan di friend zone, apa yang harus dilakukan? Yuk pahami hal-hal berikut ini.

1. Tidak memberi perhatian lebih

Ketika kamu memberikan perhatian intens kepada si dia di berbagai waktu maupun kesempatan, hal itu justru akan menguatkan perasaannya bahwa kamu bukan hanya teman yang baik, melainkan juga seseorang yang sangat pengertian. Agar perasaannya tidak semakin bertumbuh, kurangi sikap perhatian yang sering kamu berikan kepadanya.

2. Hindari intensitas kontak fisik

Sebuah pelukan atau bentuk kontak fisik lainnya yang kamu lakukan kepada si dia bisa jadi disalahartikan, loh! Mungkin kamu menganggap hal itu lumrah karena rasa sayangmu sebagai teman, tapi bisa saja dia menanggapinya dengan asumsi yang berbeda.

4. Komunikasi

Dalam bentuk hubungan apapun, komunikasi menjadi hal mendasar yang teramat penting. Namun, menelfon si dia hingga larut malam bukankah akan membuat si dia beranggapan bahwa kamu tertarik untuk mengobrol banyak dengannya? Jika hal ini terus kamu lakukan, mungkin dia benar-benar jatuh cinta dengan kamu dan menginginkan hubungan yang lebih jauh.

5. Tahu batasan-batasannya

Tidak semua momen spesial dan berharga yang kamu rasakan dapat dibagikan dengan si dia. Masih banyak loh orang-orang terdekat seperti keluarga dan saudara yang bisa kamu bagikan perasaan sukacita atau momen bahagiamu.

Ingat Sobat Gemintang, berbagai hal menarik ataupun perasaan bahagia yang sedang kamu rasakan kepada si dia justru akan membuat dia merasa bahwa dia orang yang spesial di matamu.

6. Pikirkan resikonya

Pikirkan tentang resiko apa saja yang akan dia dan kamu terima jika hubungan pertemanan ini berubah menjadi hubungan kekasih. Jangan sampai kamu menyesal karena salah mengambil keputusan setelah mengetahui bahwa sikap dan kepribadian si dia berubah semenjak dia menjadi kekasihmu.

foto: littlemisswife.com

(ysf/rut)

Related Posts