Satu Jam Bersama Sang Legenda Jazz, Tony Bennett

Photo by sfbay.ca

Gemintang.com – Bagi para penggemar jazz, mungkin nama Tonny Bennett sudah tidak asing lagi ditelinga. Mungkin kamu pernah mendengar beberapa tembang penyanyi 87 tahun ini, seperti “Fly Me To The Moon”, “Smile”, “The Way You Look Tonight”, atau “For Once in My Life”? Tony Bennett terkenal akan lagu-lagunya yang romantis. Tidak jarang lagu-lagunya menjadi lagu-lagu spesial bagi pasangan-pasangan yang dimabuk asmara.

Legenda Jazz ini sempat bertandang ke Indonesia, tepatnya pada Jumat, 13 September 2013 lalu. Jakarta termasuk dalam ASIA TOUR Bennet 2013 bulan September ini, selain Kuala Lumpur, Singapura, Manila, dan Shanghai. Dalam konser tunggalnya di ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Palace, Jakarta, Bennet menyuguhkan hiburan jazz tingkat internasional selama 60 menit dengan total 20 lagu. Tidak hanya itu, penyanyi jazz kelahiran Queens, New York, 3 Agustus 1962 ini pun membawa serta putrinya, Antonia Bennett, dan Tony Bennett Quartet untuk memeriahkan konsernya.

Konser ini dibuka dengan penampilan Antonia Bennet dengan lagu “Embraceable You” dan “taking a chance for love”. Kemudian sang legenda pun naik panggung untuk berduet dalam lagu “Hey Old Friend”. Kemudian selama 60 menit penuh, tanpa jeda, penyanyi jazz kawakan ini ini membawakan 20 lagu-lagu hitsnya bari para penikmat jazz. Beberapa lagu yang ia bawakan antara lain “Watch What Happens”, “Fly Me To The Moon”, “I left My Heart in San Fransisco”, “Maybe This Time”, “Smile”, “The Shadow of Your Smile”, “Steppin’ Out with My Baby”, “For Once in My Life”, “That Old Black Magic”, “The Way You Look Tonight”, “But Beautiful”, “In a Mellow Tone”, dan “The Boulevard of Broken Dreams”.

Selama konser, Tony Bennett membawakan lagu-lagunya dengan luar biasa. Gaya menyanyinya yang seperti bercerita, penghayatannya akan tiap-tiap lagunya, penguasaan panggung, dan kualitas suara yang sudah tidak dipertanyakan lagi, mengokohkan Bennet dalam gelarnya sebagai legenda jazz. Standing ovation pun ia terima di akhir konsernya, malam itu. Tidak heran bila penyanyi yang sudah 62 tahun melanglang di dunia musik ini meraih Grammy Award, Emmy Award, dan Lifetime Achievement.

Apa yang membuat Tony Bennett bertahan di dunia musik? Sejak awal kariernya, Bennet hanya mau menyanyikan lagu-lagu berkualitas sehingga setiap album yang ia keluarkan selalu laris di pasaran. Selain itu, Bennett juga menyadari tugasnya sebagai penghibur dan selalu memberikan semua yang terbaik bagi para pendengarnya. Salah satu alasannya menyanyi ialah ia ingin membuat siapa pun yang mendengar nyanyiannya merasa bahagia. Ia berharap, sepulang konsernya, tiap orang yang datang dapat pulang dengan perasaan bahagia.

(lyd/rut)

Related Posts