Tulus, Rookie Of The Year 2013

Photo by musiktulus.com

Gemintang.com – Mendengar nama Tulus pasti membuat kita teringat dengan lagu berjudul “Sewindu”, “Tuan Nona Kesepian” dan “Teman Hidup”. Ya, pria bernama lengkap Muhammad Tulus Rusydi ini mulai dikenal khalayak ramai lewat tiga lagu tersebut. Hingga akhirnya, album studio pertamanya berjudul “Tulus” yang rilis pada tanggal 28 Oktober 2011 silam kini sukses di pasaran.

Pria berzodiak Leo ini mengaku tidak pernah mengira bahwa karyanya mendapat banyak pujian dari beragam kalangan. Melodi yang memorable di tambah lirik yang segar dan menyentuh kedalam kehidupan cinta dan daily life para pendengarnya menjadikan album Tulus dicintai para penikmatnya. Ia menamakan genre musik yang diusung ini sebagai Musik Tulus.

Memulai karier bermusik sejak duduk di bangku kuliah, pria kelahiran 20 Agustus 1987 ini menulis sendiri lagu-lagu yang ada di albumnya. Walaupun ia mengaku tidak bisa memainkan satu jenispun alat musik, namun ia selalu menciptakan lagu-lagunya dengan tulus. Biasanya lagu-lagu yang telah Tulus buat selalu ia bawa kepada temannya untuk diharmonisasikan bersama melodi nada.

  • Musik, Menggambar dan Menulis

Sebelum terjun ke dalam dunia musik, menggambar menjadi salah satu kesukaan pria bertubuh subur ini. Sejak kecil Tulus sudah bercita-cita jadi seorang arsitektur. “Dari kecil memang suka menggambar. Terus kepengen jadi arsitek kaya si Doel di film Si Doel Anak Sekolahan.” Katanya.

Karena itulah ia sengaja mengambil jurusan arsitek ketika kuliah di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Disana, Tulus juga sempat bekerja sebagai arsitek dan sampai saat ini pun Tulus menuturkan bahwa dirinya masih tetap bekerja namun sebagai  freelance arsitek. Dan bagi Tulus, dunia musik dan menggambar adalah dua hal yang menjadi satu yang sangat ia cintai.

Tapi, bukan hanya bermusik dan menggambar, pria yang lahir di tanah Minangkabau, Sumatera Barat  juga suka menulis. Kecintaannya dalam dunia tulis-menulis sama bermulanya saat ia duduk di bangku kuliah. “Dulu suka nulis di atas tisu atau struk parkir. Terus ada temen yang nyuruh, kenapa gak di kembangin aja tulisannya.” Ucap Tulus.

Jika ditanya jenis tulisan apa yang sering ia tulis, Tulus mengaku suka menulis esai. Dari sanalah kemampuannya menulis lirik lagu yang catchy dan easy listening berangkat. Beberapa tulisannya juga sering Tulus tuangkan dalam media sosial Tumblr miliknya di palawija.tumblr.com.

  • Rookie Of The Year 2013

Vokal Tulus yang unik dan outstanding mengingatkan kita pada penyanyi seperti Frank Sinatra, Koes Hendratmo, Harry Connick Jr dan Matthew Sayerzs. Dengar saja lagu berjudul “Kisah Sebentar” yang me-remind para pendengarnya pada Bebop era  di tahun 1960 dengan tiupan trompet dan piano, serta alunan musik unik yang di dominasi oleh bass dan piano dalam lagu “Diorama”.

Sama seperti karakter Leo, Tulus merupakan sosok yang kreatif dalam menghasilkan beragam karya seni. Ia pun terpilih sebagai Rookie of The Year tahun 2013 oleh majalah Rolling Stone Indonesia. Dan dengan begitu, kehadirannya di belantika musik Indonesia seakan menjadi angin segar bagi para penikmat musik tanah air.

(rut/rut)

 

Related Posts