Isi Liburan dengan Mengunjungi Kota Tua

Photo by commons.wikimedia.org

Gemintang.com – Jakarta memang banyak memiliki tempat-tempat bersejarah yang masih terpelihara dengan baik. Salah satu tempat bersejarah tersebut dan yang saat ini juga dijadikan pilihan tempat wisata warga Jakarta adalah Kota Tua.

Terletak di kawasan Jakarta Barat, Kota Tua memang bisa membawa kita pada kenangan dan suasana masa lalu tepatnya pada saat masa penjajahan Belanda. Dengan luas wilayah sebesar 1,3 km2 ini kita tidak hanya bisa berwisata tapi mempelajari sejarah Jakarta sebelum menjadi Jakarta sekarang ini. Kota tua atau yang juga dikenal dengan nama Batavia Lama dan Jakarta Lama ini memang membawa kita seperti sedang berada di Amsterdam, Belanda dengan bentuk bangunan dan suasana khas Belanda-nya.

Beberapa lokasi bersejarah yang bisa Anda nikmati sambil menaiki sepeda onthel, yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa, Museum Mandiri, Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Menara Syahbandar, Museum Bahari, Café Batavia, dan Stasiun Kereta Api Kota. Jika Anda ingin menaiki sepeda onthel, tarifnya dihitung berdasarkan lamanya menyewa, Rp. 20.000 – 30.000 dan harga tersebut masih bisa di tawar.

Selain berjalan-jalan di Kota Tua dengan naik sepeda onthel, Anda juga bisa menikmati jajanan kaki lima yang dijamin rasanya bintang lima. Sepanjang kawasan Kota Tua, kita bisa melihat penjajak makanan bertebaran disetiap sudutnya. Dari mulai makanan ringan hingga berat. Dari mulai penjual rujak tumbuk hingga kerak telor. Ada juga sate padang, ketoprak, tahu gejrot, es kelapa muda, es cincau, es doger, dan masih banyak lagi. Dan uniknya lagi, jika Anda berkunjung ke tempat ini, Anda juga akan menemukan berbagai permainan ketangkasan seperti memasukkan paku ke botol, catur hingga kegiatan ramal meramal. Rata-rata tarif yang di kenakan untuk sekali main adalah Rp. 1.000 dan Rp. 15.000 – 20.000 untuk kegiatan ramal meramal.

Kawasan Kota Tua biasanya ramai saat sore hari dan hari-hari libur. Namun tak sedikit juga orang-orang yang berkunjung ke tempat ini pada hari-hari kerja. Selain atmosfir Jakarta tempu dulu yang sangat kental, kita juga bisa melihat anak-anak sekolah yang berbondong-bondong datang ketempat ini hingga orang-orang yang sibuk bernarsis ria dengan objek-objek menarik di Kota Tua.  Dan tak lupa, di tempat ini juga di jual beragam souvenir dan benda-benda unik seperti kaos bergambar Jakarta tempo dulu, gelang, cincin, gantungan kunci, hingga boneka-boneka anak.

Baru-baru ini, Pemerintah Provinsi DKI bersama Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dalam menyelenggarakan sebuah pagelaran seni dan budaya. Acara ini direncanakan akan digelar dari bulan Agustus sampai September tahun ini tiga minggu lamanya. Menurut pengakuan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, pagelaran seni yang berjudul Kota Tua Creative Festival diharapkan bisa semakin memperkenalkan Kota Tua tidak hanya sebagai kawasan wisata tapi juga sebagai pusat kreativitas. Semoga saja misi dan visi yang dibawa dengan diadakannya pagelaran seni perlahan terwujud dan kebudayaan negara kita terutama Jakarta semakin dikenal di dunia.

(lyd/rut)

Related Posts