Anambas, Rumahnya Napoleon

Gemintang.com – Pernah mendengar nama ikan napoleon yang hidup di perairan Anambas, Kepulauan Riau? Napoleon adalah ikan karang berukuran besar yang merupakan keluarga dari labride dengan panjang tubuh mencapai dua meter dan berat 190 kilogram. Bentuk tubuh dan warnanya yang unik memang menjadi daya tarik bagi banyak banyak orang.

Di tahun 1990-an, napoleon sempat menjadi primadona bagi para nelayan karena harga jualnya yang sangat tinggi mencapai satu juta rupiah per ekor. Maka tak heran apabila masyarakat yang tinggal di Anambas hampir seluruhnya berprofesi sebagai pembudidaya ikan ini.

Salah satu desa terbesar di Anambas yang menjadi desa budi daya ikan napoleon adalah Desa Air Sena. Delapan puluh persen dari penduduknya merupakan pembudidaya ikan. Jika kamu mau melihat napoleon meliuk-liuk cantik di dalam air, datanglah ke Desa Air Sena, Anambas, Kepulauan Riau.

Di sana kamu bisa melihat ikan dengan nama latin cheilinus undulates tanpa harus menyelam langsung ke dasar lautan. Napoleon atau yang disebut juga sebagai ikan ketipas oleh warga sekitar dibudidayakan di tengah laut dengan cara membuat keramba jaring berlapis dua dengan ukuran 4 x 4 meter yang ditopang oleh batang-batang kayu berdiameter 15-20 sentimeter.

Di tengahnya dikin pula beberapa ruas jalan yang terbuat dari papan untuk digunakan para nelayan mengontorol ikan-ikannya. Tak jarang ketika air laut mulai naik, beberapa bagian keramba sering robek dan ikan dengan mudahnya lepas ke lautan bebas.

Untuk ikan-ikan yang umurnya belum genap satu tahun, mereka dipelihara terpisah dan makanannya pun berupa daging kepiting yang sudah dicincang halus. Sebab jika mereka diberi makan ikan, hal itu justru akan membuat ikan napoleon yang masih seumur jagung bisa mati. Meskipun proses budidayanya tergolong mudah tapi tetap diperlukan kehati-hatian.

Napoleon termasuk ke dalam ikan yang beraksi cepat jika dirinya diusik. Maka terasa menyenangkan jika mendengar cipak air yang merdu saat kamu mencoba menggoda mereka dengan beberapa gerakan yang mengagetkan.

Kejayaan Napoleon Mulai Redup

Kini saat ekspor ikan napoleon dibatasi oleh pemerintah ditambah dengan moratorium yang dikeluarkan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan, nasib para nelayan di Anambas menjadi tidak menentu. Hal ini berimbas juga pada kejayaan napoleon yang perlahan mulai redup.

Kini Anambas menjadi saksi bisu di mana ikan ini pernah menjadi penguasa di masanya. Karena itu, jika kamu berkesempatan berkunjung ke Kepulauan Riau, jangan lupa mampir ke Anambas untuk bertemu si napoleon, ya!

foto: ocean.nationalgeographic.com/kennedisembiring.wordpress.com

(rut/rut)

Anambas, Rumahnya Napoleon silky

Review

Anambas, Rumahnya Napoleon

Summary: Anambas, Rumahnya Napoleon

5

Good

User Rating: 0 (0 votes)

Related Posts