Kencan Kedua Bagi Single Parent

Foto by speeddatingreading.co.uk

Gemintang.com – Siapa bilang kencan hanya boleh dilakukan oleh mereka yang masih berstatus single? Karena cinta tak kenal usia, maka kencan pun bisa berlaku bagi siapa saja. Hanya, cara dan gayanya lah yang mungkin sedikit berbeda. Kita tahu, bahwa kencan pada umumnya adalah untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Kencan pertama adalah saat dimana anda pertama kali mengajak seseorang yang anda cintai untuk menghabiskan waktu bersama, membangun chemistry berdua dan memadu kasih dalam momen istimewa. Tapi ada pula kencan kedua, yang berarti anda mengulang kembali kencan pertama anda.

Sebagai single parent atau orangtua tunggal, ada kalanya kencan kedua sangatlah diinginkan. Setelah perceraian, single mom sepertinya tidak lagi seperti dulu yang selalu ceria dan banyak bicara. Begitupun dengan single daddy. Terhanyut dalam kesedihan, tidak akan membawa anda kembali kepada kenangan lama. Inilah saatnya anda bangkit dan temukan pasangan baru. Tapi sebelum itu, cobalah perhatikan hal-hal berikut.

Sudahkah anda move on ?

Sama seperti pasangan pada umumnya yang baru saja putus cinta, pastikan anda sudah move on sebelum menginginkan pasangan baru. Belum move on tapi inginkan dia jadi pengganti sosok yang telah hilang, sama dengan anda menganggapnya sebagai pelarian, bukan karena tulus mencintainya.

Pesimis, No. Optimis, Yes

Tidak semudah itu mendapatkan cinta dari seseorang yang bisa menerima anda apa adanya, seperti saat anda masih berstatus single. Seorang single parent, harus memiliki kepercayaan diri berpuluh-puluh kali lipat karena mungkin, diantara para kandidat, ada yang belum siap menjalin hubungan dengan pasangan berstatus single parent, seperti anda. Yakinlah, bahwa suatu saat, anda akan dipertemukan kembali dengan seseorang yang tulus mencintai anda.

Kencan bukanlah prioritas

Saat anda sudah tidak lagi berstatus single, artinya anda memiliki tanggung jawab lain sebagai seorang ibu ataupun ayah bagi anak-anak anda. Anda bisa saja bercerai dan lalu berupaya untuk mencari pasangan baru, namun anak tetaplah prioritas. Pasangan yang baik tentu akan mengerti, bahwa anda sudah tak sendiri lagi. Dan dia tidak akan merasa tersaingi jika anda lebih memilih anak ketimbang dirinya.

Ijin berkencan

Diskusikan dengan keluarga, terlebih anak anda jika usianya memang sudah dirasa cukup untuk bisa diajak bicara. Ungkapkan dari hati ke hati, hargai pendapat yang ada, barulah putuskan jalan yang terbaiknya seperti apa. Kalaupun diantara mereka ada yang tidak setuju, anda bisa mengambil keputusan berdasarkan suara terbanyak. Adalah satu hal yang penting, untuk mengatakan kepada mereka, bahwa anda sedang dekat dengan seseorang dan inginkan dia menjadi kekasih anda. Katakan juga, bahwa keluarga akan tetap menjadi prioritas dan anda tidak akan berat sebelah ataupun berlaku tidak adil.

(Mira)

Related Posts