Kiat Mengatasi Sahabat yang Sedang Jatuh Cinta

Foto by telegraph.co.uk

Gemintang.com – Orang yang sedang kasmaran bukan hanya sibuk dengan dia yang seringkali berucap “cinta” pada seseorang yang tengah dicintainya. Bahkan kamu sebagai temannya bisa jadi korban untuk mendengarkan semua kisah cinta dari A sampai Z tentang dia dan pasangannya. Beruntung bila kamu pun sedang merasakan cinta, tapi kalau tidak? Rasanya sangat membosankan ketika mendengar apa yang utarakan. Namun sebagai sahabat, tentu kita tak boleh bersikap tak acuh. Lalu harus bagaimana cara tepat menyikapinya?

  • Keep support

Jadi cewek itu memang susah mengatakan cinta untuk pertama kali. Maunya, kau adamlah yang lebih dulu mengutarakan cinta. Dan setelahnya, percaya deh, cewek bisa lebih over high saat bercerita tentang proses penembakan itu. “Tau nggak, dia waktu nembak itu pake bunga, berlutut, terus bilang kamu mau nggak jadi pacar aku.” Bagi dia itu adalah hal terindah dalam hidupnya. Tapi bagi kamu, so pasti biasa aja. Tapi apakah harus memberi respon kejujuran? Well, jujur itu harus. Yang terpenting tidak membuatnya merasa terpojok dan selalu mendukungnya. Nggak rugi kok, buat bilang sama sahabat kamu kalau dia beruntung dan semoga hubungan barunya berjalan lancar.

  • Be a good listener

Bagaimanapun, persahabatan bukan hanya untuk dilalui hanya bila keduanya merasa suka dan bahagia. Saat sahabat dekat membuka cerita, maka jadilah pendengar yang baik baginya. Saat sahabat bertanya, maka jadilah pemberi saran yang sarannya selalu bisa meringankan kesulitannya.

  • Remind your friend

Ada yang bertanya, “Aku harus menjadi pendengar yang baik saat dia bercerita betapa indah kisah cintanya, tapi dia justru nggak pernah menjadi pendengar yang baik saat aku bertanya harus bagaimana menyikapi hubunganku sendiri, apakah adil?” Well, seseorang bisa lupa hal terpenting dalam dirinya untuk satu hal yang lebih ia cintai walau sifatnya sementara. Ingatkan kembali teman kamu yang sudah mulai “aneh” dan tidak seperti dulu, berubah, dan menjadi sangat mengesalkan. Ingatkan dia bahwa berpacaran tidak seharusnya membuat pertemanan menjadi tidak nyaman.

  • You are spam!

Ya, dia memang sahabat dekat dan bahkan sudah seperti keluarga bagimu. Tapi semenjak berpacaran, statusnya berubah menjadi spam alias pengganggu setiap kali dia menghampiri kamu. Bahkan saat malam hari, “Krriiinggg!” Telpon berdering tepat pukul 12.00 malam. Saatnya beristirahat kamu justru diharuskan mendengar apa yang ia katakan yang saat itu baru pulang kencan dengan pasangannya. Topiknya pasti seputar apa yang mereka lakukan disana dan keromantisan apa yang terjadi. “Tut” Ya, memang seharusnya kamu matikan telpon saat itu juga dan jelaskan keesokan hari saat bertemu dengannya secara face to face. Katakan pula bahwa sebenarnya itu benar-benar mengganggu. Namun untuk memperbaikinya, kamu bisa membawa temanmu ke tempat yang nyaman dan mulailah membahas obrolan yang terputus malam itu.

Simple, bukan? So, nggak perlu marahan sama sahabat kamu hanya karena kamu menganggap dia menyebalkan saat jatuh cinta dengan seseorang. Tetap beri dukungan dan siapa tahu, besok kamu pun merasakan hal yang sama.

(mir/rut)

Related Posts