Evan Dimas, Primadona di Timnas U-19

Photo by goal.com

Gemintang.com – Indonesia mempunyai segudang putera-puteri terbaik di negeri ini. Dan karenanya bangsa ini dibuat bangga dengan bakat, talenta dan juga kepintaran mereka. Inilah yang baru-baru ini dirasakan oleh tanah air kita karena mempunyai salah satu anak bangsa dengan bakat luar biasanya, Evan Dimas. Setelah kemenangan di ajang Piala AFF mengalahkan Vietnam pada tanggal 22/09/2013 dengan skor adu penalti 7-6, nama Evan Dimas mencuat dan bersinar bagaikan bintang.

Di daulat sebagai kapten timnas U-19 dalam skuad Garuda Jaya di Piala AFF 2013, Evan Dimas bermain dengan cerdas dan lincah. Kedua kakinya dengan lihai menendang dan mengoper bola serta mencetak gol-gol cantik. Kemampuannya memprediksi bola di lapangan pun terlihat sangan baik. Ia juga mendapat predikat top scorer karena mencetak lebih dari lima gol selama Piala AFF 2013.

Kesuksesan yang diraih anak dari pasangan Condro Darmono dan Ana yang lahir tanggal 13 Maret 1995 ini bisa dikatakan tidak mudah. Bagaimana tidak, sejak umur 12 tahun Evan sudah bergabung dengan klub SSB Mitra Surabaya dan bersaing dengan banyak remaja lainnya untuk mengikuti seleksi Persebaya U-15 dan Medco U-15 dan berhasil lolos dalam kedua seleksi tersebut.

Namun ketika Evan mencoba mengikuti seleksi program Deportivo SAD di Uruguay, ia tidak lolos. Tapi berkat ketidaklolosannya dalam seleksi SAD, ia justru mendapat peluang emas yang mampu mengantarkannya berlaga di ajang Piala AFF lewat seleksi PON Jatim dan Porprov Jatim. Di sinilah bakat seorang Evan Dimas dilihat dan kemudian di rekrut oleh PSSI untuk bergabung dalam tim U-19.

Evan Dimas sempat menimba ilmu di SMA Shafta Lontar Citra. Awalnya sang ibu tidak merestui sang anak terjun ke dunia sepak bola karena jarak rumah dengan tempat klub bolanya sangat jauh dan alat transportasi yang dapat mengangkutnya ke tempat tujuan pun sangat jarang.

Karena itulah ia sering membawa sepatu bolanya ke sekolah untuk kemudian langsung berangkat ke klub sepak bolanya, SSB Sasana Bakti. Namun hati sang ibu luluh begitu sang anak merajuk akan berhenti bermain sepak bola jika ibunya masih melarang. Dan kini, ibu dan keluarga Evan Dimas mendukung penuh karier yang saat ini tengah ia jalani.

Kesuksesan Evan Dimas juga tak lepas dari peran seorang Ferry Ariawan, saudara ipar ibu Evan yang mendukung penuh bakat dan karier Evan Dimas. Ia berperan penting dalam sejarah karier Evan karena dari Ferry Ariawan lah bakat Evan terlihat dan memasukan remaja berumur 18 tahun dalam klub bola lokal di Surabaya, SSB Mitra.

Selain kemenangan yang diraihnya bersama team di final Piala AFF U19 2013 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, prestasi lainnya yang diraih Evan Dimas yaitu juara turnamen HKFA International Youth Invitation di Hongkong (2012). Ia pun digadang-gadang akan masuk menjadi team U-20 dalam Piala Dunia 2014.

Semangat dan kerja keras Evan Dimas memang patut kita contoh, ya Sobat Gemintang.

(ysf/rut)

Related Posts