• Thursday , 18 December 2014

Sejarah Indonesia Dalam Olimpiade

Foto by examiner.com

Gemintang.com – Indonesia pertama kali mengikuti ajang Olimpiade di tahun 1952, perhelatan ajang olahraga sedunia ini tiap negara mewajibkan mengirim beberapa atlet mereka untuk memperebutkan mendali emas, perak dan perunggu. Indonesia sempat absen dalam ajang olahraga di musim panas ini yaitu di tahun 1964 dan 1980, dikarenan Indonesia saat itu berpartisipasi dalam memboikot Olimpiade ditahun 1980 yang dipimpin oleh Amerika. Sedangkan untuk Olimpiade cabang musim dingin, Indonesia belum pernah berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Atlet Indonesia telah memenangkan total 25 medali, medali pertama yang didapatkan adalah perak di ajang panahan oleh tim wanita Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani di Olimpiade Seoul 1988. Memang sebagian besar medali didapatkan dari cabang bulu tangkis dan angkat beban.

Medali emas pertama didapatkan di ajang bulu tangkis tunggal yaitu Susi Susanti dan Akan Budikusuma di Olimpiade 1992 Barcelona yang menjadikan satu-satunya ajang Indonesia mendapatkan dua medali emas. Ganda putra juga meraih emas oleh Rexy Mainaky dan Ricky Subagja di Olimpiade 1996 Atlanta, sedangkan ganda putra lainnya Antonius Ariantho dan Denny Kantono memperoleh hasil dalam medali perunggu. Di ajang tahun yang sama tunggal putri Mia Audina dan Susi Susanti merebut medali Perak dan perunggu. Emas kembali direbut Indonesia di tunggal putra Taufik Hidayat di ajang Athens 2004 dan ganda putra Hendra Setiawan dan Markis Kido di Beijing 2008.

Dicabang angkat besi atlet Indonesia mengkoleksi 3 perak sejauh ini, dimenangkan oleh atlet putri Raema Lisa Rumbewas di Olimpiade 2000 Sydney dan 2004 Athens. Sedangkan yang terbaru atlet putra Triyatno mendapatkan perak di olimpiade 2012 yang masih berlangsung di London. Sedangkan untuk medali perunggu di peroleh oleh Sri Indriyani dan Winarni Binti Slamet di ajang Sydney 2000. Putra juga tidak  mau kalah medali perunggu juga dikoleksi di Olimpiade Beijing 2008 dengan atlet putra Eko Yuli Irawan dan Triyatno. Sedangkan di Olimpiade London 2012 Eko Yuli Irawan menambah medali perunggu untuk Indonesia.

Olahraga yang paling popular di negara kita adalah Badminton, menjadi satu-satunya cabang yang diharapkan untuk membawa medali emas di olimpiade tahun ini, namun sangat disayangkan ganda putri Indonesia tidak dapat berpartisipasi tahun ini dikarenakan dari pihak Olimpiade dan perkumpulan bulu tangkis sedunia untuk mendiqualifikasikan ganda putri Indonesia termasuk dengan juara dunia ganda putri Cina dan dua ganda putri dari Korea Selatan. Setelah dicamkan bahwa kedelapan atlit ini sengaja bermain curang yaitu ingin timnya kalah agar mendapatkan lawan yang mudah di pertandingan selanjutnya. Kasus badminton ini menjadi headline dalam ajang yang diikuti berjuta atlet diseluruh dunia. Namun masih ada beberapa atlet Indonesia yang masih berjuang untuk mengkoleksi medali untuk Indonesia.

(Sil)

 

 

 

Related Posts