Setujukah Anda Jika Jokowi Nyapres?

Photo by newspaper.co.id

Gemintang.com – Belakangan ini berita mengenai rencana pencapresan Jokowi di pemilu 2014 menjadi perbincangan hangat di berbagai media. Namun, sampai saat ini masih belum ada pernyataan resmi dari pihak PDIP, partai Jokowi bernaung mengenai rumor pencapresan gubernur DKI Jakarta ini.

Dalam sebuah acara yang diadakan oleh salah satu program televisi swasta Indonesia di Universitas Sebelas Maret Surakarta(UNS) pada 1 Januari 2014 kemarin, seorang mahasiswa menanyakan mengenai rumor beliau yang akan maju nyapres di pemilu 2014. Beliau hanya menjawab jika dirinya saat ini ingin fokus mengurusi Jakarta dahulu.

“Jawaban saya ya tetap sama… saya mau fokus ngurusin Jakarta dulu” jawab Jokowi santai

Jika ditinjau dari maraknya berita-berita yang beredar di masyarakat, banyak sekali pro dan kontra muncul dalam menanggapi rumor pencapresan Jokowi ini. Sebagian pihak merasa Jokowi berhak dan layak maju dalam pemilu 2014 yang sebentar lagi akan dilangsungkan, namun sebagian lagi menentang.

Jika melihat kenerja yang telah dilakukan oleh mantan walikota Solo ini, tampaknya Jokowi memang layak dicalonkan menjadi presiden. Usahanya untuk mendekatkan diri dengan rakyat tak banyak dimiliki oleh pemimpin-pemimpin lain di Indonesia.

Berbagai maneuver-manuver tidak biasa yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh para petinggi negara di Indonesia, dapat dilakukan Jokowi dengan mudah.  Salah satu bukti nyata kerja keras Jokowi yang paling jelas terlihat saat ini adalah terbebasnya jalan-jalan disekitar Tanah Abang, Jakarta yang dahulu tidak pernah jauh dari kata macet, sumpek dan padat, kini kemacetan bisa terburai dan tidak lagi sepadat dahulu. Satu hal yang pemimpin-pemimpin sebelumnya tidak bisa diselesaikan.

Namun, jika kita melihat dari sisi yang lain, sampai kini menjadi Gubernur DKI Jakarta Jokowi belum pernah menyelesaikan tugasnya sebagai kepala daerah hingga masa jabatannya berakhir. Masyarakat tampaknya begitu bergantung dan menaruh harapan yang terlalu tinggi kepada dirinya. Padahal, faktanya kita belum pernah benar-benar melihat kinerja Jokowi sampai tuntas.

Sebaiknya masyarakat bisa lebih bijak saat memutuskan sesuatu. Hendaknya dilakukan secara objektif dan tidak terburu-buru dalam menyimpulkan satu hal.  Mengapa tidak kita biarkan Jokowi menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta?

Biarkanlah beliau memperbaiki kesemrawutan kota Jakarta dan berbagai masalah didalamnya. Jika beliau bisa membebaskan Tanah Abang dari kemacetan hanya dalam kurun waktu tak lebih dari satu tahun, bisa jadi lima tahun kedepan Jakarta benar-benar bisa terbebas dari segala permasalahan ibu kota. Jika hal tersebut benar-benar terjadi, saat itu tidak akan ada lagi pihak yang meragukan kehebatan Jokowi.

 

BACA JUGA:

Indonesia Mencari Figur Pemimpin Baru

Arnold Schwarzenegner Mencoba Jadi Presiden

Sosok Politikus-Politikus Terkaya di Indonesia

Politikus Tegas Bernurani, Angela Merkel

Kebijakan Bagi para Pemakai BBM Bersubsidi

(tut/rut)

Related Posts