Tren Batu Akik di Indonesia

Gemintang.com – Bagi sebagian orang, batu hanyalah sekedar batu. Tapi tahukah kamu ada beberapa batu yang sangat digemari oleh para kaum pria? Ya, salah satunya batu akik. Hal yang dulu dianggap kuno ini sekarang menjadi sebuah tren yang mewabah. Para pengoleksinya pun bukan hanya orang tua melainkan juga pria dewasa dan anak-anak muda.

Selain jenisnya yang bermacam-macam, harga batu akik juga bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah. Seniman Butet Kartaredjasa misalnya, ia merupakan salah satu pecinta batu akik yang mengoleksi beragam jenis batu-batuan mulia sejak masih duduk di bangku kuliah. Ia bahkan sampai menyimpan warisan batu akik dari almarhum ayahnya, Bagong Kussudiardja di sebuah bank demi alasan keamanan.

Lain lagi dengan cerita dari sastrawan Remy Sylado. Keindahan alami yang dipancarkan batu akiklah yang membuatnya jatuh cinta. Hingga kini koleksi batu akik Remy sudah mencapai ratusan. Awalnya ia mengoleksi batu sesuai warna kesukaanya, putih. Namun semakin lama koleksinya merambah pada warna lain seperti hitam dan merah.

Menggunakan aksesoris batu bagi Remy tidak lantas membangun perasaan tertentu dalam dirinya, tetapi bisa menjadi sarana berbincang dengan orang lain. Sastrawan ini mengaku bahwa selalu saja ada orang-orang yang datang ke rumahnya hanya untuk mengobrol soal batu. Remy juga menambahkan bahwa dirinya memang pecinta batu, tapi tidak menaruh kepercayaan pada benda tersebut.

Menjadi Komoditi Usaha Sekaligus Menjaring Sahabat

Selain dijadikan hobi, batu juga menjadi komoditi usaha bagi para pengusaha. Pangsa pasar yang meluas dianggap sebagai peluang besar yang menguntungkan. Tak heran mengapa akhir-akhir ini sering sekali diadakan pameran batu akik di berbagai kota besar di Indonesia.

Batu memang dijadikan sebagai saran mendulang rupiah, tak terkecuali oleh Budi Budiman (29), seorang akuntan di sebuah bank swasta di Jakarta. Ia tak ragu menjual koleksi batuk akiknya jika memang nilai tukarnya menguntungkan. Koleksi batu yang ia simpan diantaranya berjenis american black star dan pyernhite nigeria.

Bukan hanya warna dan kilatannya, garis serta titik yang ada di dalam batu turut menjadi daya tarik yang mampu mengusik perhatian. Harga batu akik yang selangit tak luput dari cerita yang ada di baliknya. Batu memiliki kekuatan karena bisa menjadi sebuah bahan cerita. Inilah sebabnya para pria bisa betah berlama-lama berbincang jika sudah bicara soal batu.

Seorang antropolog dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, PM Laksono mengatakan bahwa sebenarnya tren batu akik yang melanda kota-kota di nusantara sudah lama terjadi, namun akibat dampak publikasi dari media, tren yang satu ini jadi semakin gencar.

foto: kompas.com

(rut/rut)

Tren Batu Akik di Indonesia silky

Review

Tren Batu Akik di Indonesia

Summary: Tren Batu Akik di Indonesia

5

Good

User Rating: 0 (0 votes)

Related Posts