Kehidupan di Lembah Baliem, Papua

Gemintang.com – Jika Sobat Gemintang ingin melihat kehidupan yang jauh dari peradaban perkotaan di wilayah Indonesia, cobalah mengunjungi Lembah Baliem di Papua. Lembah yang terletak di jantung Papua ini merupakan daerah yang masih sangat tradisional. Letaknya yang diapit pegunungan Cyclop di Wamena ini membuat penduduknya sedikit tertinggal dalam hal perkembangan peradaban.

Di Lembah Baliem terdapat tiga suku asli yang tinggal dan hidup bersama, yaitu suku Dani, suku Yali, dan suku Lani. Ketiga suku ini hidup tenteram tanpa saling mengganggu. Secara turun temurun ketiga suku ini melestarikan festival perang antar suku tiap tahunnya sebagai pengingat pentingnya menjaga perdamaian antar suku.

Ketika kamu mengunjungi desa-desa suku-suku asli ini, kamu akan melihat betapa sederhananya kehidupan mereka. Sehari-hari, mereka tinggal di rumah bundar beratapkan jerami. Rumah para wanita disebut Eweai, sedangkan rumah para pria disebut Honai. Rumah induk yang biasanya ditinggali kepala atau tetua desa biasanya disebut Leseai.

Makanan utama penduduk di Lembah Baliem adalah babi dan ubi. Mereka beternak babi dan bertani demi memenuhi kebutuhan pangan mereka. Selain itu, kadang kaum prianya pun berburu di hutan sekitar lembah untuk mencari variasi makanan.

Ketika kamu berkunjung ke tempat ini, kamu jangan kaget melihat gaya berpakaian suku-suku asli di sini. Kaum pria biasanya hanya mengenakan koteka. Sebagian kaum wanita sudah berpakaian karena adanya pengaruh dari luar desa.

Pastinya, kamu akan disambut dengan tangan terbuka bila mengunjungi Lembah Baliem. Yang harus kamu perhatikan adalah sikapmu yang harus menghormati adat dan budaya setempat.

foto: indonesia.travel

(ldy/rut)

Related Posts