Menghadapi Atasan yang Banyak Aturan

Gemintang.com – Pekerjaan yang dibebankan kepadamu sudah kamu kerjakan sebaik mungkin, tapi rupanya atasanmu tidak puas dengan hasil akhirnya. Walhasil, kamu mengerjakan kembali pekerjaan tersebut seturut kemauan si atasan. Tentu saja, selain memakan waktu, hal tersebut juga menguras tenaga serta pikiran. Apalagi jika hal itu tidak hanya terjadi sekali, tetapi berkali-kali.

Hm, menghadapi atasan yang seperti itu memang susah-susah-gampang, ya. Ketimbang dikuras emosi karena merasa kesal, lebih baik perhatikan tips tentang bagaimana menghadapi atasan yang banyak aturan berikut ini.

1. Jadilah karyawan yang cepat-tanggap

Saat kamu merasa kesulitan mengerjakan sebuah pekerjaan, jangan ragu untuk bertanya atau meminta bantuan kepada rekan kerja. Jika kamu hanya diam saja, akan banyak waktu yang terbuang percuma dan hasilnya, pekerjaan tersebut akan rampung dalam waktu lama.

Jangan memaksa untuk melakukan pekerjaan yang tidak kamu mengerti sehingga pekerjaan itu diselesaikan dengan asal-asalan. Saat kamu mau bersikap cepat-tanggap dan mau bertanya, atasanmu akan mengerti dan menilai seberapa besar kemampuanmu.

2. Lebih aktif berbicara

Saat waktu senggang hadir, cobalah lakukan pembicaraan santai dengan atasan. Ulas obrolan menarik seputar lingkungan kerja maupun pandanganmu tentang pekerjaan yang sedang kamu geluti. Sesekali menyinggung soal keluhan dari rekan-rekan kerja juga tidak masalah. Obrolan santai tersebut tentu akan menjadi bahan pertimbangan atasan perihal peraturan pekerjaan yang perlu diperbaharui.

3. Hitung jumlah kesalahan saat menjalakan aturan

Rata-rata, para atasan tidak peduli atau bahkan tidak tahu hal-hal detail yang terjadi dalam keseharian para bawahannya. Kebanyakan dari mereka justru menginginkan pekerjaan yang dibebankan dapat selesai dengan baik dan tepat waktu tanpa meninggalkan kesalahan. Dan tanpa disadari, hal ini sering membuatmu cemas karena merasa takut jika kesalahan yang kamu lakukan dapat membahayakanmu.

Sekarang, kamu tak perlu cemas, Sobat. Sebab, semakin berat tugas yang kamu emban maka semakin dalam juga pengenalanmu akan pekerjaan tersebut. Gunakan kesempatan ini untuk melihat seberapa besar peluang kesalahan yang akan kamu atau pegawai lainnya lakukan saat pekerjaan tersebut dilakukan.

Jika prosentasenya besar, tidak ada salahnya kamu meminta usulan agar si bos sedikit mengendurkan peraturannya agar hal-hal yang tidak diinginkan seperti tindak kecurangan atau kejahatan tidak terjadi. Alasan seperti ini tentu akan lebih mudah diterima dan kamu pun akan lebih nyaman mengemban tugas berikutnya.

4. Voting

Voting atau memilih keputusan berdasarkan pilihan yang paling banyak, mungkin bisa dijadikan sebagai jalan keluar terakhir untuk menyikapi masalah ini. Namun sebelum berhadapan dengan bos, ajaklah rekan lain untuk dimintai pendapatnya mengenai hal tersebut. Lalu beroptimislah bahwa hal ini akan menghasilkan akhir yang baik.

foto: huffingtonpost

(mir/rut)

Related Posts