Prestasi Cemerlang Atlet Difabel Indonesia di ASEAN Para Games

Photo by kemenpora.go.id

Gemintang.com – Pesta Olahraga bagi para penyandang cacat se-Asia Tenggara atau yang lebih dikenal dengan ASEAN Para Games ternyata menorehkan sejarah prestasi yang luar biasa! Meskipun banyak media yang jarang meliput berita event olahraga yang satu ini, namun prestasi yang mereka hasilkan tidak kalah menarik untuk diperbincangkan. ASEAN Para Games merupakan pertandingan olahraga bagi para difabel yang merupakan rangkaian tidak terpisah dari SEA Games. Mau tahu prestasi apa saja yang telah anak-anak bangsa ini raih? Ini dia…

1. Pada ASEAN Para Games ketujuh yang diadakan di Malaysia pada 26 – 30 Oktober 2013, atlet difabel Indonesia menempati urutan 11 dari 30 peserta yang ada serta berhasil mendapatkan delapan medali emas, lima perak, serta lima medali perunggu. Delapan medali emas yang diperoleh berasal dari cabang olahraga Atletik (3 emas), Renang (1 emas), Bulutangkis (1 emas), Catur (2 emas), dan Tenis Meja (1 emas).

2. Pada tahun 2011, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah di 6th ASEAN Para Games. Acara yang dilaksanakan di Solo itu berhasil menduduki posisi kedua setelah Thailand dengan perolehan 113 emas. Cabang olahraga yang dilombakan antara lain; Atletik, Angkat Berat, Renang, Panahan, Tenis Meja, Tenis Kursi Roda, Catur, Bulutangkis, GoalBall, Bowling, dan Voli duduk.

3. Di tahun 2009, pesta olahraga ASEAN Para Games V yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, menempatkan Indonesia pada urutan 4 dengan perolehan 29 medali emas, 25 perak dan 21 perunggu. Bukan hanya itu, 5 – 6 atlet berhasil menorehkan rekor! Salah satunya adalah cabang olahraga renang. Atlet difabel Indonesia asal Ambon, Apia, berhasil memecahkan rekor di nomor 50 meter gaya dada puteri dengan waktu tercepat 35 detik setelah sebelumnya tercatat oleh atlet lain 39 detik. Dari 38 atlet yang dikirim, hanya satu yang sama sekali tidak membawa medali. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pemusatan pelatihan para atlet sehingga perkembangan para atlet cukup sulit dipantau.

4. Dengan perolehan 33 emas, 25 perak dan 19 perunggu, Indonesia lagi-lagi menempati urutan keempat dalam ASEAN Para Games 2008 yang di adakan di Thailand tepatnya di Nakhon Ratchasima salah satu provinsi di negara tersebut. Pada ajang ini Indonesia masih berada di bawah rival-rivalnya yaitu Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

5. Diurutan keempat daftar total penerimaan medali ASEAN Para Games yang ketiga pada tahun 2005, Indonesia berada diurutan keempat dengan 30 emas, 26 perak, dan 20 perunggu. Dibawahnya ada Myanmar, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Cambodia serta Laos.

 

BACA JUGA:

5 Negara ASEAN dengan Stadion Sepak Bola Terbesar

3 Peringkat Lomba Maraton

Panahan dari Zaman ke Zaman

Pesepak Bola yang Telah Menelurkan Karya Tulis

Perenang Andalan Indonesia, Richard Sambera

(ysf/rut)

Related Posts